Penembakan di Maybrat

10 Tahun Merantau di Papua Barat, Warga Pinrang Sulsel Jadi Korban Serangan KKB

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, membenarkan militan TPNPB yang bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.

Editor: Tarsisius M
(dok Bid Humas Polda)
Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi jenazah korban serangan TPNPB Kodap IV Wilayah Sorong Raya, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, PINRANG - Dua warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Kamis (29/9/2022) malam.

Satu di antara keduanya menjadi korban meninggal dunia, yakni Abbas Manna (40).

Tepatnya, kedua korban serangan KKB itu berasal dari Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.

Pada Kamis malam itu, 14 pekerja proyek jalan trans Papua Barat diserang komplotan diduga militan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ( TPNPB ).

Empat orang dilaporkan meninggal dunia, 1 orang hilang, dan 9 orang selamat setelah melarikan diri.

Satu dari sembilan korban selamat terkena tembakan. 

Baca juga: KKSS Manokwari Kutuk Aksi Brutal KKB Terhadap Pekerja Jalan Trans Papua Barat: Serahkan ke Aparat

"Informasi yang saya dapat ada dua warga Malimpung, Pinrang. Satu meninggal bernama Abbas Manna (40) dan satu masih dirawat. Kalau yang dirawat ini saya belum tahu namanya," kata Kepala Desa Malimpung, Sahrir, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (30/9/2022).

Menurut Sahrir, Abbas Manna sudah lama merantau ke Papua Barat dan bekerja sebagai buruh proyek.

"Kira-kira sudah 10 tahun lebih merantau. Beliau kerja banyak di sana, semacam buruh proyek," ujarnya.

Informasi soal Abbas Manna tertembak dan meninggal dunia di Papua Barat, ucapnya, telah diketahui keluarganya.

"Beliau meninggalkan istri dan anak. Saya kurang tahu anaknya berapa orang. Kerabat atau keluarganya sudah tahu terkait peristiwa yang menimpa almarhum," kata Sahrir.

Baca juga: Datangi RS Bhayangkara, Kerabat Cek Jasad Pekerja Jalan Trans Papua Barat Korban KKB

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, membenarkan militan TPNPB yang bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.

Juru Bicara TPNPB, Sebi Sambom, mengaku bertanggung jawab atas penyerangan terhadap para pekerja jalan Trans Papua Barat, Kamis (29/9/2022).

Aksi ini diakui Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom melalui Arnold Yancen Kocu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved