PSSI dan Kepolisian Investigasi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Yunus Nusi: Publik Diminta Bersabar

PSSI dan Kepolisian Investigasi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Yunus Nusi: Publik Diminta Bersabar FIFA pun telah meminta laporan tragedi ini

Tribunnews.com/alfarizyAF
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. PSSI menyebut FIFA telah meminta laporan terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Selain itu kini PSSI juga tengah melakukan investigasi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi mengatakan, PSSI yang dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) Mochamad Iriawan atau Iwan Bule dan kepolisian telah melakukan investigasi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan saat pertandingan Arema FC vs Persebaya pada, Sabtu (1/10/2022).

Akibat kerusuhan itu, sebanyak 130 orang dilaporkan meninggal dunia dan 191 luka-luka.

"“Kita tetap akan menunggu hasil investigasi dari PSSI termasuk juga dari pihak kepolisian, apapun hasilnya hari ini kita tidak mungkin menyampaikan secara singkat.” katanya dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Kompas TV, Minggu (2/9/2022).

Baca juga: Jadwal Liga 2 2022: Derbi Papua PSBS vs Persipura, Persipa vs PSIM, Perserang vs PSMS Medan

Baca juga: Real Madrid vs Osasuna Tayang di TV Mana? Streaming Live Skor Real Madrid vs Osasuna 2022, Cek H2H

Ia meminta, publik untuk menunggu hasil investigasi yang telah dilakukan oleh PSSI dibawa pimpinan Ketua Umum Iwan Bule dan kepolisian.

“Kita tetap akan menunggu hasil investigasi dari PSSI termasuk juga dari pihak kepolisian, apapun hasilnya hari ini kita tidak mungkin menyampaikan secara singkat,” ujarnya.

Dikatakannya, terkait dengan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan ini, Federation Internationale de Football Association (FIFA) pun telah meminta laporannya.

Meskipun demikian, Yunus Nusi tidak menjelaskan secara detail laporan yang dimaksud oleh FIFA.

"Kami juga telah berkomunikasi secara intens dengan FIFA terkait kerusuhan ini. Tadi malam dan pagi, Wakil Sekretaris Jenderal telah komunikasi terus menerus dengan FIFA. Bahkan tadi pagi kita sudah menyampaikan laporannya karena ini memang kejadian yang luar biasa,” tuturnya.

Sebelumnya, akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan nyawa suporter hilang, Presiden Joko Widodo telah meminta PSSI menghentikan sementara pertandingan Liga 1 BRI hingga evaluasi menyeluruh.

“Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” ujar Jokowi dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi terkait kerusuhan yang menewaskan 127 orang ini.

“Khusus kepada Kapolri, saya minta investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Jokowi juga meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa untuk memantau terkait pelayanan terhadap korban luka akibat kerusuhan ini.

Ia berharap tragedi kerusuhan ini menjadi insiden terakhir dalam sepakbola Indonesia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved