Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Ada Suporter Arema FC yang Meninggal Dunia di Pelukan Pemain Saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kisah kelam sepak bola Indonesia itu terjadi selepas pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023

Editor: Tarsisius M
Surya Malang/Purwanto
Suporter Arema FC bentrok dengan polisi buntut kekalahan 2-3 Arema FC dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 125 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan meninggal dunia. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Dalam tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/9/2022), ada suporter yang meninggal dunia di pelukan pemain.

Kisah itu terjadi saat sejumlah Aremania dibawa ke ruang ganti pemain untuk mendapatkan pertolongan.

Tak semuanya bisa terselamatkan, empat dari mereka meninggal dunia.

"Ada 20 orang masuk dan empat meninggal dunia, ada juga suporter yang meninggal di pelukan pemain," kata pelatih Arema FC, Javier Roca.

Kisah kelam sepak bola Indonesia itu terjadi selepas pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Baca juga: Persis Solo dan Suporter Gelar Doa untuk Korban di Kanjuruhan: Tak Ada Nyawa yang Sebanding Apapun

Javier Roca mengatakan saat itu suasana di dalam Stadion Kanjuruhan sangat mencekam.

Kejadian itu berawal dari beberapa Aremania yang masuk ke lapangan untuk menyemangati Arema FC yang kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Tidak berselang lama, makin banyak Aremania yang turun ke lapangan hingga terlihat ada keributan dengan polisi.

Polisi berusaha memukul mundur Aremania untuk bisa kembali ke tribun penonton.

Suasana memanas hingga polisi melepaskan gas air mata yang membuat Aremania berhamburan.

Akibat pedihnya gas air mata ditambah oksigen menipis membuat, Aremania pun berdesakan mencari pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Para Pemain Arema FC Akan Bawa Santunan untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

"Kami tidak mengira ini akan terjadi karena para pemain memiliki hubungan yang baik dengan para penggemar," kata Javier Roca dikutip dari media Spanyol, Cadena Ser.

Setelah pertandingan, Javier Roca dan satu pemainnya mengikuti sesi jumpa pers.

Beberapa pemain Arema FC masih berada di lapangan untuk meminta maaf kepada Aremania setelah hasi laga itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved