Breaking News:

Danrindam Kasuari Buka Suara soal Video Viral Dugaan Pemukulan Anggota Satlantas Polres Manokwari

Resimen Induk Kodam atau Rindam XVIII/Kasuari mengakui anggotanya mabuk dan membuat keributan dengan petugas di Jalan Yos Sudarso.

(dok Istimewa)
Detik-detik seorang pengendara roda dua memukul anggota Turjawali Satlantas Polres Manokwari, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Resimen Induk Kodam atau Rindam XVIII/Kasuari mengakui anggotanya mabuk dan membuat keributan dengan petugas di Jalan Yos Sudarso, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Hal ini diungkapkan Komandan Rindam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman, melalui pesan WhatsApp kepada media, Selasa (4/10/2022).

"Nggak ada yang berantem bro itu anggota (TNI) mabuk dan ditangkap polisi," ujar Surya.

Baca juga: VIRAL Video Seorang Pria Pukul Anggota Satlantas Polres Manokwari di Pinggir Jalan

Saat ini, sedang berada di Pomdam XVIII/Kasuari.

"Mau kita jemput," jelasnya.

Kini, Dansecata Rindam XVIII/Kasuari dan Kapolres sudah berkomunikasi.

"Anggota Rindam yang salah buat keributan karena mabuk," ungkap Surya.

Ia menjelaskan, untuk anggotanya itu tanpa keterangan meninggalkan satuan sejak 1 September 2022 lalu.

Ia meminta, jangan diputar-putar dan dibilang berkelahi padahal tidak.

Kronologi Awal

Petugas Satlantas Polres Manokwari, mengalami tindakan pemukulan dari seorang pengendara roda dua di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kejadian itu terjadi saat petugas Satlantas tengah melaksanakan strong poin dan operasi zebra mansinam 2022 di Jalan Yos Sudarso.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, kejadian pemukulan anggota Turjawali Satlantas Polres Manokwari, sekira pukul 07.00 WIT, Selasa (4/10/2022).

Kejadian itu juga divideokan dan sontak viral di sejumlah grup WhatsApp.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved