Lukas Enembe Tersangka

Kasus Lukas Enembe, Seorang Pramugari Diperiksa KPK, Ini Katanya Soal Gubernur Papua Itu

KPK memeriksa pramugari bernama Tamara Anggraini dalam kasus Gubernur Papua Lukas Enembe

Editor: Tarsisius M
Tribunnews.com/Rizki Sandi
Pramugari pesawat jet pribadi, Tamara Anggraini, saat ditemui awak media setelah pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2022). Ia diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus Gubernur Papua Lukas Enembe. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pramugari bernama Tamara Anggraini dalam kasus Gubernur Papua Lukas Enembe, Senin (3/10/2022).

Tamara adalah pramugari jet pribadi yang biasa digunakan Lukas Enembe. KPK memeriksa Tamara Anggraini sebagai saksi.

Sang pramugari jet pribadi mengaku diberondong sejumlah pertanyaan oleh tim penyidik KPK, tetapi enggan memerinci soal materi pemeriksaan.

"Biar dari bapak-bapak KPK-nya yang menjelaskan ya," kata Tamara Anggraini saat ditemui awak media seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia mengakui Lukas Enembe sering melakukan penerbangan menggunakan pesawat jet pribadi. "Banyak banget, beberapa kali," ujar Tamara Anggraini.

Baca juga: Akhirnya Angkat Bicara, Gubernur Papua Lukas Enembe Mengaku Belum Bisa Banyak Bicara

Ia jmenyebut, pesawat jet pribadi itu milik seseorang warga negara Singapura yang tak disebutkan identitasnya.

"Soal penerbangan saja, enggak (ada pertanyaan soal lain), penerbangan aja. Punya pribadi orang Singapura," kata Tamara Anggraini.

Sebelumnya, KPK menyatakan segera mengirimkan surat panggilan ketiga bagi Lukas Enembe setelah gubernur Papua dua kali mangkir dari panggilan KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, belum bisa mengungkap lebih jauh jadwal pemanggilan Lukas Enembe.

Soal permohonan berobat ke Singapura yang dilayangkan kubu Lukas Enembe, KPK berharap gubernur Papua itu lebih dulu datang ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

KPK akan melibatkan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk memeriksa Lukas Enembe layak atau tidak untuk berobat di Singapura.

Baca juga: Polri Siapkan 1.800 Personel Bantu KPK Urus Lukas Enembe, KPK Sebut Gubernur Papua Itu Masih Syok

"Untuk objektifitas, kami lakukan assesment langsung oleh tim dokter independent dari PB IDI. Bila dokter pribadi tersangka ikut dalam tim, kami persilakan," katanya.

KPK menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Rp 1 miliar pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK) juga menemukan sejumlah transaksi mencurigakan dari rekening Lukas Enembe.  Ada pembelian perhiasan mahal hingga setoran ke kasino mencapai Rp 560 miliar.

Kasus Lukas ini pun diduga masih akan dikembangkan terkait dugaan pencucian uang hingga merembet ke dana operasional PON XX 2020 di Papua.

Kendati demikian, pihak kuasa hukum Lukas menyangkal kasus-kasus tersebut. Termasuk memprotes penetapan tersangka oleh KPK. (Penulis: Rizki Sandi Saputra)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diperiksa KPK, Pramugari Pesawat Jet Pribadi Sebut Lukas Enembe Banyak Lakukan Penerbangan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved