Mobil Pikap Dinas Kodim Tabrak Pos Kamling, Satu Bayi Terpelanting dari Gendongan
Akibat tabrakan mobil pikap milik Kodim 1002 Hulu Sungai Tengah itu, satu bayi yang masih berusia empat bulan ikut jadi korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/hj-Rusnah-dan-kedua-cucunya-yang-meninggal-dunia-akibat-tertabrak-mobil-pikap.jpg)
TRIBUNPAPUBARAT.COM, BARABAI - Mobil dinas milik Kodim 1002 Hulu Sungai Tengah menabrak pos kamling hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Kejadiannya di pinggir Jalan A Yani Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Selasa (11/10/2022) sekitar pukul 07.00 Wita.
Akibat tabrakan mobil pikap milik Kodim 1002 Hulu Sungai Tengah itu, satu bayi yang masih berusia empat bulan ikut jadi korban meninggal dunia.
Satu lagi korban meninggal dunia adalah anak-anak berusia 13 tahun.
Ketiga korban itu adalah Hj Rusnah (60) dan kedua cucunya, Karimah Zahra (4 bulan) dan M Hifni Abdillah (13 tahun).
Baca juga: Viral Penumpang Pikap Marahi dan Usir Pengendara Motor di Jembatan Cangar, Polisi Beri Apresiasi
Menurut keterangan warga setempat, kecelakaan mobil pikap tersebut akibat sopir lepas kendali.
Akibatnya, mobil pikap itu menabrak pos kamling kemudian menabrak Hj Rusna dan cucunya yang sedang digendong.
Selanjutnya, mobil pikap itu menabrak M Hipni Abdillah yang sedang naik sepeda ke sekolah.
"Saat itu sopir dari arah Pantai Hambawang menuju Arah HSU. Para korban berada di jalur kiri."
"Setelah tertabrak tiga orang tadi, mobil pikap berhenti di depan warung. Oleng atau lepas kendali sekitar 50 meter," kata warga di TKP kepada banjarmasinpost.co.id.
Baca juga: Tabrak Lari, Warga Jalan Arfai Manokwari Memalang Jalan, Keluarga Minta Pertanggungjawaban
Para korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawa ketiga korban tak tertolong. Hj Rusnah mengalami patah kaki.
Bayi dalam gendongannya terpelanting hingga kepalanya terbentur aspal.
Hifni yang masih kelas IV MIN Binjai Pirua mengalami luka robek di bagian kepala dan lecet-lecet di bagian kaki.
Kepala Unit kecelakaan lalu lintas Sembiring saat dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di TKP soal kronologi kejadian.
"Ketiga korban sudah dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," kata Sembiring. (Penulis: Hanani)
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Setelah Menabrak Poskamling, Mobil Dinas Kodim 1002 HST Terseruduk Nenek dan Bayi dalam Gendongan