Berita Papua Barat

2.300-an Petugas Dikerahkan untuk Pendataan Regsosek di Papua Barat 15 Oktober-14 November 2022

Target pendataan Regsosek, ucap Maritje Pattiwaellapia, diestimasikan mencapai 282.879 keluarga di 1.986 desa/kelurahan di seluruh Papua Barat

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPPAPUABARAT.COM/F WEKING
REGSOSEK - Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan pendataan awal Regsosek di Papua Barat, Senin (17/10/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Pusat Statistik (BPS) menargetkan, pelaksanaan pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahun 2022 berjalan 100 persen di 13 kabupaten dan kota.

Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan pendataan awal Regsosek dimulai 15 Oktober 2022 hingga 14 November 2022.

Petugas yang dikerahkan untuk pendataan Regsosek di Papua Barat sebanyak 2.323 orang.

Mereka meliputi petugas pendata lapangan (PPL) 1.640 orang, pengawas lapangan (PML) 438 orang, koordinator sensus kecamatan (Koseka) 200 orang, dan instruktur daerah ada 57 daerah.

Target pendataan Regsosek, ucap Maritje Pattiwaellapia, diestimasikan mencapai 282.879 keluarga yang tersebar di 1.986 desa/kelurahan di seluruh Papua Barat.

Pendataan tersebut menggunakan metode kuesioner atau paper assisted personal interviewing (Papi), dengan cakupan penduduk pada satuan lingkungan.

"Petugas juga akan melakukan geotagging dan foto kondisi rumah yang didatangi menggunakan aplikasi Wilkerstat," kata Maritje Pattiwaellapia dalam workshop wartawan di Manokwari, Senin (17/10/2022).

Baca juga: Paulus Waterpauw Minta OPD Aktifkan Aplikasi SIDASSKEN, BPS: Penginputan Data Sangat Minim 

Alur pendataan, ucapnya, petugas akan berkoordinasi dengan ketua atau pengurus satuan lingkungan setempat, misalnya ketua RT, kemudian melakukan penelusuran.

Lalu, bersama ketua pengurus satuan lingkungan, petugas memverifikasi daftar keluarga terkait keberadaan dan status pekerjaan.

Hasil pendataan dari PPL nantinya diserahkan kepada PML untuk diperiksa.

"Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah," kata Maritje Pattiwaellapia.

Seluruh pendataan yang telah diverifikasi akan masuk proses pengolahan pada tahun 2023 setelah digelar forum konsultasi publik guna membahas status kesejahteraan keluarga yang didata.

"Dengan begitu, hasil pendataan Regsosek memperoleh pengesahan," kata Maritje.

Forum konsultasi publik Regsosek, kata dia, melibatkan sejumlah unsur yakni kepala desa/kelurahan dan aparatur desa/kelurahan, fasilitator, peserta forum konsultasi publik, dan petugas yang menginput data.

Tahapan ini dimulai dengan penyiapan data mikro, koordinasi dengan camat dan kepala desa dan kelurahan.

"Hasil forum konsultasi publik akan dientri datanya oleh asisten fasilitator. Kemudian difinalkan data mikro by name by adress," kata Maritje Pattiwaellapia.(*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved