Januari Hingga Oktober, Ada 30 Kasus Pencabulan di Kota Sorong, Pelaku Ada yang di Bawah Umur

"Ada 30 kasus pencabulan itu terhitung sejak Januari hingga Oktober 2022," kata Ipda Nelfince Rumbino kepada TribunPapuaBarat.com

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
KASUS PENCABULAN: Kepala unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sorong Kota Ipda Nelfince Rumbino, Rabu (2/11/2022), mengatakan kasus pencabulan di kota Sorong sedang marak. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kepala unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sorong Kota, Ipda Nelfince Rumbino, mengatakan kasus pencabulan di kota Sorong sedang marak.

Selama tahun 2022, kasus pencabulan di kota Sorong tercatat sebanyak 30 kasus.

Sebanyak 19 kasus pencabulan sudah diselesaikan, 5 kasus dikirim ke Kejaksaan atau P21.

Ada 14 kasus yang diselesaikan memakai  Restorative Justice (RJ) sebanyak 14 kasus.

"Ada 30 kasus pencabulan itu terhitung sejak Januari hingga Oktober 2022," kata Ipda Nelfince Rumbino kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (2/11/2022).

Menurutnya, kasus pencabulan terjadi karena dipicu sejumlah faktor.

Di antaranya pengaruh minuman keras (miras) dan sebagian korban adalah anak di bawah umur.

Baca juga: Lagi-lagi Kasus Pencabulan Anak Terjadi di Manokwari, Polisi Sebut Pelaku Sedang Dicari

"Ada pelaku pencabulan di bawah umur, korban juga ada di bawa umur," ujar Ipda Nelfince Rumbino.

Ia mengatakan kasus pencabulan tersebar hampir di seluruh wilayah kota Sorong. 

"Jadi hampir setiap laporan polisi yang masuk itu pasti ada kasus pencabulan," ujar Nelfince Rumbino.

Untuk kasus pelecehan seksual yang tercatat, ucapnya, hanya dua sampai tiga kasus.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak di Manokwari, Polisi Pastikan Langkah Hukum Berlanjut hingga Pengadilan

Kasus pemerkosaan yang korbannya dewasa sesuai pasal 285, ada dua.

Satu kasus sudah P21 atau segera disidangkan, sedangkan satu lagi masih tahap untuk diserahkan ke Kejaksaan.

"IUntuk korban pemerkosaan anak di bawah umur digunakan Undang-undang Perlindungan Anak," katanya.

Kepolisian, ucapnya, patroli secara rutin untuk mencegah kasus pencabulan dan pemerkosaan.

"Dari reserse, juga ada operasi tering reserse setiap malam  mulai jam 9 sampai pagi," katanya. 


 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved