Lukas Enembe Tersangka
2 Jenderal Dampingi KPK dan IDI di Rumah Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura
KPK dan IDI periksa gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
TRIBUNPAPUABARAT.COM, JAYAPURA - Dua jenderal mendamping Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Gubernur Papua, Lukas Enembe, Kamis (3/11/2022) siang.
Pemeriksaan itu digelar di rumah pribadi Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, menyatakan tim KPK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tiba di rumah Lukas pada pukul 13.00 WIT.
Ia mengatakan kliennya masih dalam perawatan intensif setelah empat kali mengalami stroke.
Dari pantauan Tribun, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Muhammad Saleh Mustafa, menemani tim KPK yang juga dihadiri Ketua KPK, Firli Bahuri.
Firli merupakan pensiunan polisi dengan pangkat terakhir komisaris jenderal atau komjen.
Baca juga: Kapolda Papua Sebut Gubernur Papua Lukas Enembe Bersedia Diperiksa Dokter KPK
Dalam kasus ini, KPK memeriksa Lukas Enembe dalam kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar.
Sebelumnya, tim kuasa hukum mengatakan gubernur Papua itu bersedia diperiksa KPK di kediaman pribadinya.
Sejak Kamis pagi, tim kuasa hukum menemani Lukas Enembe untuk proses pemeriksaan oleh KPK tersebut.
Kuasa hukum gubernur Papua itu, Aloysius Renwarin, penyidik KPK mengutamakan pendekatan Hak Asasi Manusia (HAM) selama memeriksa politikus Partai Demokrat itu.
"Kami dari tim hukum, berharap pemeriksaan mengedepankan HAM dan kemanusiaan," ujar Aloysius Renwarin, Kamis (3/11/2022).
Sebelumnya, Ketua KPK, Firli Bahuri berjanji menjunjung tinggi nilai-nilai HAM selama proses pemeriksaan Lukas.
Penulis: Raymond Latumahina
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Dua Jenderal Turun Gunung Dampingi Ketua KPK Periksa Lukas Enembe di Rumah Pribadi