Soal Kepastian Kelanjutan Liga 1 dan Liga 2, Menpora: Saya Hanya Memimpin Rapat Koordinasi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkapkan soal kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2022/2023.

IST/LIGA INDONESIA BARU
Para pemain merayakan gol saat PSMS Medan melawan Sriwijaya FC pada pekan keempat Liga 2, pada Minggu (18/09/2022) lalu. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkapkan soal kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2022/2023. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkapkan soal kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2022/2023.

Diektahui sebelumnya Liga 1 dan Liga 2 2022 ditunda karena adanya Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 135 nyawa meninggal dunia.

Zainudin Amali, mengatakan izin dari kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2022 ada di tangan Polri.

Baca juga: Kabar Terkini David Rumakiek, Eks Pemain Persipura Jayapura yang Kini Merumput di Persib Bandung

Zainudin Amali mengatakan Kemenpora hanya sebatas memimpin Rapat Koordinasi yang melibatkan pihak terkait dalam pembahasan kelanjutan Liga 1 maupun Liga 2.

Pihak terkait yang dimaksud diantaranya PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri.

"Pemerintah itu, Polri maksudnya, bukan Kemenpora," ucap Zainudin Amali kepada awak media, Rabu (2/11/2022).

"Saya kan biasanya hanya memimpin rapat koordinasi. Tanya Polri."

"Pasti (ada rapat koordinasi), kalau Polri bilang sudah boleh, tapi bayangan saya belum ada penonton," sambung pria kelahiran Gorontalo itu.

Amali menambahkan, terkait format dari kelanjutan kompetisi, dia menyerahkan sepenuhnya ke tangan PSSI dan PT LIB.

"Kita apa yang mau dilaksanakan PSSI kan nanti mereka juga yang menyelenggarakan dan bertanggung jawab," tutur Amali.

"Kita oke aja," sambung politisi partai Golkar tersebut.

Baca juga: Jarang Dimainkan di Persib Bandung, Eks Pemain Persipura Jayapura David Rumakiek Harus Operasi Lutut

Sebelumnya, dalam bagian rekomendasi dari laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai Mahfud MD, disebutkan bahwa PSSI harus mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menghasilkan kepengurusan berkualitas.

Apabila tak dilaksanakan, pemerintah tidak akan mengeluarkan izin dari kelanjutan kompetisi.

"Untuk menjaga keberlangsungan kepengurusan PSSI dan menyelamatkan persepak bolaan nasional, pemangku kepentingan PSSI diminta untuk melakukan percepatan Kongres atau menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menghasilkan kepemimpinan dan kepengurusan PSSI yang berintegritas, profesional, bertanggungjawab, dan bebas dari konflik kepentingan," bunyi laporan TGIPF.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    21
    12
    5
    4
    28
    11
    11
    41
    2
    Persib
    19
    12
    3
    4
    32
    25
    6
    39
    3
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    4
    Madura United
    21
    11
    3
    7
    26
    14
    6
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved