Berita Papua Barat

Kodam Tak Hadir, Fraksi Otsus DPR Papua Barat Tunda Pertemuan Bahas Nasib Casis Tamtama

Kodam Tak Hadir, Fraksi Otsus DPR Papua Barat Tunda Pertemuan Bahas Nasib Casis Tamtama Keterbatasan anggaran berimbas terhadap jumlah tamtama otsus

tribunpapuabarat.com/F. Weking
PERTEMUAN - Wakil Ketua IV dari Fraksi Otsus Papua Barat, Cartenz Inigo Ortez Malibela bersama Wakil Ketua Fraksi Otsus, Dominggus A Urbon beraudiensi dengan puluhan casis Tamtama yang tak lolos di Manokwari, Senin (7/11/2022). Audiens tersebut batal dihadiri oleh pihak Kodam XVIII/Kasuari karena ada agenda penting lainnya. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat terpaksa menunda pertemuan dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, untuk membahas nasib puluhan calon siswa Tamtama TNI AD yang tak lolos seleksi.

Pertemuan tersebut sedianya diselenggarakan di Manokwari, pada Senin (7/11/2022), namun batal lantaran pihak Kodam XVIII/Kasuari berhalangan hadir.

"Kasdam sudah konfirmasi bahwa mereka ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan," ujar Wakil Ketua IV dari Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Cartenz Inigo Ortez Malibela.

Baca juga: Fraksi Otsus DPR Papua Barat Soroti Mekanisme Rekrutmen Tamtama, Tak Dilibatkan Sejak Awal

Baca juga: Kodam Kasuari Siap Rekrut Calon Tamtama Otsus, Sudah Disetujui Tinggal Realisasi Saja

Ketidakhadiran Kodam VIII/Kasuari berkaitan dengan pelaksanaan tahapan seleksi calon tamtama otsus gelombang dua yang sementara berjalan.

Oleh sebabnya, pertemuan itu bakal direalisasikan jika seluruh tahapan seleksi calon tamtama TNI AD rampung.

Selain itu, agenda pertemuan itu bertabrakan dengan pelaksanaan masa reses ketiga anggota DPR Papua Barat.

"Pangdam merespon baik soal permintaan audiens. Nanti mereka infokan jika tahapan seleksi sudah selesai," ujarnya.

Menurut keterangan dari Kodam Kasuari, pelaksanaan rekrutmen calon Tamtama TNI AD jalur afirmatif terkendala dengan anggaran.

Keterbatasan anggaran berimbas terhadap jumlah atau kuota tamtama jalur otsus tahun anggaran 2022.

"Kami sempat diskusi singkat tadi pagi dengan mereka," ungkapnya.

Untuk memastikan pelaksanaan audiens, maka Fraksi Otsus DPR Papua Barat dalam waktu dekat akan melayangkan surat untuk meminta kepastian waktu dari Kodam XVIII/Kasuari.

Rencana pertemuan itu tak hanya membahas soal aspirasi puluhan casis tamtama dari Manokwari yang tak lolos melainkan langkah ke depannya.

Sehingga, seluruh proses perekrutan calon anggota TNI AD yang menggunakan anggaran dana Otsus dari pemerintah daerah setempat.

"Tahapan seleksi sudah mau selesai. Harus ada rekomendasi bagi mereka yang tidak lolos," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Dominggus A Urbon menegaskan, pihaknya akan mengawal aspirasi puluhan calon tamtama yang tak lolos seleksi.

Oleh sebabnya, sangat diharapkan agar puluhan casis itu tidak melakukan aksi bakar ban atau memblokade ruas jalan raya seperti beberapa hari lalu.

"Adik-adik mohon bersabar. Kami akan upayakan memperjuangkan nasib kalian yang berniat jadi anggota TNI," pungkas Dominggus Urbon.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved