Piala Dunia 2022
FIFA Lindungi Pemain di Media Sosial Selama Piala Dunia 2022
Pemantauan FIFA bukan terutama untuk mengawasi pemain, tapi mengawasi perilaku netizen terhadap para pemain di Piala Dunia 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/FIFAmerekomendasikan-agar-kick-off-Liga-Indonesia-paling-lambat-pada-sore-hari.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Media sosial para pemain selama Piala Dunia 2022 Qatar diawasi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) selama turnamen itu berlangsung, 20 November hingga 18 Desember nanti.
Pemantauan FIFA bukan terutama untuk mengawasi pemain, tapi mengawasi perilaku netizen terhadap para pemain.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan tak ingin para pesepak bola menjadi sasaran ujaran kebencian di media sosial selama Piala Dunia 2022.
Pengawasan di media sosial itu, ucapnya, juga penting untuk para penggemar.
FIFA yang bekerja sama dengan Asosiasi Pemain Profesional atau Fifpro berusaha menciptakan suasana media sosial yang ramah bagi pemain dan penggemar untuk berinteraksi.
Baca juga: Pemda Manokwari Akan Konvoi Damai Bersama Pengurus Fans Piala Dunia 2022
"Kami sangat bangga untuk meluncurkan program yang akan membantu para pemain, menghindari efek negatif dari sosial media," kata Gianni Infantino dikutip dari laman BBC.
"Beragam unggahan di sosial media dapat menyebabkan masalah mental dan interaksi," katanya.
FIFA belajar dari fenomena selama Euro 2020 saat banyak pemain menghadapi ujaran kebencian dari fans di sosial media.
Bahkan, Twitter menghapus setidaknya 1,622 cuitan yang mengandung ujaran kebencian kepada para pemain.
Polisi juga menangkap 11 orang di Inggris karena kasus ujaran kebencian di sosial media.
Baca juga: Prediksi Piala Dunia 2022 Grup C: Argentina vs Arab Saudi dan Meksiko vs Polandia, Lupa Cara Kalah
Senada, Presiden Fifpro, David Aganzo, pengawasan media sosial pemain itu, terutama untuk melindungi pemain.
"Ini adalah tanggung jawab dunia sepak bola untuk melindungi para pemain dan grup lain dari ujaran kebencian," ujar David Aganzo.
"Hinaan semacam itu dapat mengganggu diri, keluarga, performa, kesehatan mental. dan sikap para pemain," ujar David. (Penulis: Guruh Putra Tama)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Selama Piala Dunia 2022, FIFA Pantau Akun Sosial Media Para Pemain