Provinsi Papua Barat Daya

Usul Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya di Kabupaten Bukan Kota Sorong, Ini Pertimbangannya

Tim Koalisi Deklator dan Presidium Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya mengusulkan Kabupaten Sorong menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya.

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PERNYATAAN SIKAP - Juru bicara Tim Koalisi Deklator dan Presidium Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Yanto Amus Ijie sedang sampaikan pernyataan sikap saat kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo, Senin (21/11/2022) lalu. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Tim Koalisi Deklator dan Presidium Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya mengusulkan Kabupaten Sorong menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya.

Usulan perbahan itu disampaikan Juru Bicara Tim Koalisi Deklator dan Presidium Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Yanto Amus Ijie, Rabu (23/11/2022).

“Tim mengusulkan kepada pemerintah agar ke depannya nanti berkenaan mempertimbangkan kedudukan Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya bertempat, di Distrik Klawak, Kabupaten Sorong,” katanya.

Baca juga: Rekrutmen ASN Papua Barat Daya, Yanto Amus Ijie: Jangan Ada yang Siluman, Saya Ingatkan Itu

Yanto Amus Ijie menilai, daya dukung lingkungan menjadi satu di antara pertimbangan Kabupaten Sorong diusulkan menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa perjuangan pemekaran provinsi ini bukan merupakan aspirasi para elit politik, dan para kepala daerah aktif maupun mantan kepala daerah di Sorong Raya.

Ia menegaskan bahwa ini merupakan perjuangan aspirasi murni masyarakat akar rumput dari enam wilayah di Provinsi Papua Barat Daya.

Baca juga: Tolak Pj Gubernur Papua Barat Daya di Luar Usulan Tim Masyarakat Deklarator dan Presidium Pemekaran

"Yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Raja Ampat yang diperjuangkan selama 16 Tahun," pungkas Yanto Amus Ijie.

Ia juga menyampaikan terima kasih pada pemerintah pusat terkait Daerah Otonomir Baru (DOB) ini.

"Kami ucapan terima kasih kepada Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Puan Maharani Ketua DPR RI dan seluruh Anggota DPR-RI Periode 2019-2024 serta Menteri dan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Penjabat Gubernur Papua Barat yang bekerja sama mengawal dan menyetujui Daerah Otonom Baru Provinsi PBD," ucapnya.

Baca juga: Profil Kabupaten Sorong Selatan, Daerah Papua Barat Daya dengan 65 Persen Berada di Dataran Tinggi

Dikatakan, Tim Koalisi Deklarator dan Presidium Pemekaran Provinsi PBD bersama seluruh masyarakat menyatakan sikap siap menyambut dan menerima kehadiran Provinsi PBD yang ditetapkan Oleh DPR RI pada 17 November 2022 berkedudukan ibu kota di Kota Sorong. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved