Polisi Lakukan Pemeriksaan Maraton ke 46 Pekerja Tambang Ilegal di Manokwari: Bos Belum

Jajaran Polres Manokwari, telah melakukan pemeriksaan terhadap 46 pekerja tambang emas ilegal di Kampung Wasirawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, Rabu (23/11/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Jajaran Polres Manokwari, telah melakukan pemeriksaan terhadap 46 pekerja tambang emas ilegal di Kampung Wasirawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Hal itu diungkapkan Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan untuk menentukan status dari semua pekerja tambang itu," ujar Gultom, kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Penyidik Polres Manokwari Periksa 46 Pekerja Tambang Emas Ilegal 9 Jam

 

Nantinya, jajarannya akan melakukan gelar perkara terkait aktivitas dari 46 pekerja tambang emas ilegal.

"Pastinya setelah gelar status dari para pelaku nanti akan ditetapkan apakah naik jadi tersangka atau tidak," tuturnya.

Sementara, tim Reskrim Polres Manokwari telah melakukan pemeriksaan maraton kepada 46 pekerja tambang.

"Kita akan memetakan seluruh pekerja tambang berkaitan dengan kelompok apa saja," jelas Gultom.

Baca juga: Polisi Tangkap 46 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Manokwari, Ini Penjelasan Kapolres

Bos Tidak Ada

Tak hanya itu, Gultom menjelaskan, untuk peran dari 46 orang itu ada yang pendulang, operator, mekanik hingga penjaga kas.

"Untuk bos atau pemodal ini belum sampai ke sana, namun untuk nama-nama sudah dikeluarkan," ungkapnya.

Hanya saja, masih dilakukan pemetaan lebih lanjut perihal nama itu.

"Kita sudah ada dua hingga tiga nama bos tambang emas ilegal yang kami kantongi," katanya.

Gultom mengatakan, pihaknya pun telah menyita beberapa barang bukti seperti ekskavator, alat dompleng, alat dulang, genset dan lainnya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved