PUPR Papua Barat Ingin Sulap Manokwari, Siapkan Proyek Besar-besaran untuk Ubah Ibu Kota

"Kita mulai proyek besar-besaran supaya wajah Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat semakin bagus," kata Yohanis Momot

Frans/Tribunpapuabarat.com
MAKNAI HUT - Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanis Momot. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penyempurnaan infrastruktur Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat, menjadi proyek strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat pada 2023.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) PUPR Papua Barat, Yohanis Momot, mengatakan rencana besar tersebut akan dipecah menjadi langkah-langkah konkret.

Mulai dari pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur penerangan jalan di Manokwari.

"Pokoknya tahun depan kita mulai proyek besar-besaran supaya wajah Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat semakin bagus," kata Yohanis Momot kepada TribunPapuaBarat.com di Manokwari, Kamis (24/11/2022).

Sebagai representatif Provinsi Papua Barat, ucap Yohanis Momot, Manokwari harus mengubah wajah kotanya.

Baca juga: Revitalisasi Anjungan Papua Barat Taman Mini Rampung, Diresmikan Paulus Waterpauw Besok

Dia membeberkan, pada  Jumat (25/11/2022) di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menandatangani  nota kesepahaman dengan Pemprov DKI Jakarta untuk bantuan lampu jalan di Manokwari.

"Selama ini Manokwari dianggap kota gelap, karena lampu jalan sangat minim. Tahun depan kita akan jadikan kota terang dengan bantuan Pemprov DKI Jakarta," kata Yohanis Momot.

Pria yang telah menjabat sebagai Plt Kadis PUPR Papua Barat sejak Juni 2022 itu mengatakan, pembangunan jalan Kota Manokwari juga akan dilakukan tahun depan.

Lebih rinci, Dinas PUPR Papua Barat akan membangun jalan dua jalur mulai dari simpang lima Haji Bauw menuju Jalan Pahlawan hingga di Jembatan Sahara.

Baca juga: Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 23 Miliar untuk Penataan Taman Jokowi Iriana dan JK di Kaimana

Tahun depan, Dinas PUPR Papua Barat juga gencar menyelesaikan FEED - (Front End Engineering Design) AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) Jembatan Pepera 1969 di Manokwari.

Jembatan sepanjang 400 m itu akan akan menghubungkan Anggrem dan Pasar Ikan Sanggeng.

Selain infrastruktur Manokwari, ucap Yohanis Momot, tahun depan dimulai pembangunan kantor DPRD Papua Barat berlantai empat.

"Kita juga bangun kantor Majelis Rakyat Papua - Papua Barat empat," kata Yohanis Momot. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved