Penembakan di Manokwari

Misteri Pelaku Penembakan Imam Masjid di Manokwari, Praktisi Hukum: Aparat Jangan Hanya Bilang OTK

Warga bernama Muhammad Ralas (43), jadi korban penembakan di hutan dekat Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Istimewa)
KASUS PENEMBAKAN - Seorang warga Borobudur Kabupaten Manokwari, berinisial MR (53) ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari Papua Barat, Rabu (23/11/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Praktisi Hukum di Papua Barat Yang Christian Warinussy mengatakan, peristiwa penembakan yang menimpa Imam Masjid Al Hijrah Borobudur selaku warga sipil, membuatnya ikut perihatin.

Warga bernama Muhammad Ralas (43), jadi korban penembakan di hutan dekat Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari.

Sebelumnya, diketahui penembakan terhadap Muhammad Ralas terjadi sekira pukul 06.30 WIT, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Suami Tewas Ditembak OTK di Hutan Manokwari, Istri Ungkap Kronologi: Bapak Datang ke Rumah

"Kita perihatin karena di dalam Kota sebesar Manokwari ini masih terjadi kasus penembakan," ujar Warinussy, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (26/11/2022).

Warinussy juga perihatin, karena kasus ini berada di depan pelupuk mata dari aparat keamanan (Kodam XVIII/Kasuari) dan penegak hukum (Polda Papua Barat).

"Sangat disayangkan kejadian ini terjadi di pelupuk mata Kapolda, Kapolres Manokwari, Kapolsek, Pangdam, Dandim Manokwari, dan Danramil," tuturnya.

Hanya saja, aparat memberikan statemen pelakunya adalah orang tak dikenal atau OTK.

"Mereka hanya memberikan statment bahwa pelakunya adalah OTK dan tidak ada langkah nyata," tegas Warinussy.

Harusnya, jika terjadi kasus maka polisi langsung mengambil langkah penyelidikan, pengejaran hingga penetapan tersangka.

"Langkah itu yang harus naik ke media massa agar diketahui oleh publik, bukan statment kosong bahwa pelakunya adalah OTK dan lainnya," ucapnya.

Baca juga: Warga yang Ditembak OTK di Manokwari Meninggal Dunia, Pelaku Masih Diburu Aparat

Warinussy menuturkan, lokasi penembakan Imam Masjid Al Hijrah telah masuk di wilayah dalam Kota Manokwari.

"Jangan sampai statment aparat terkait OTK ini menciptakan opini publik ke arah politik dan lain sebagainya," katanya.

"Kapolda, Pangdam, Kapolres dan Dandim jangan hanya berhenti di OTK saja."

"Kalau Kapolres dan Kapolda harus mengungkapkan latar dibalik OTK, sementara Pangdam dan Dandim harus mengejar pelakunya," jelasnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved