Dekan Lecehkan Mahasiswi di Sorong

Dugaan Pelecehan di Universitas Victory Sorong, Polisi: Korban dan Pelaku Sama-sama Perempuan

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota Iptu Achmad Elyasarif menyebut korban dan terduga pelaku pelecehan di Universitas Victory Sorong sama-sama perempuan

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
DUGAAN PELECEHAN - Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, Iptu Achmad Elyasarif, mengatakan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan pelecehan di Universitas Victory Sorong, Papua Barat, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, Iptu Achmad Elyasarif, mengatakan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan pelecehan di Universitas Victory Sorong.

"Untuk kasus dugaan pelecehan di Universitas Victory kami sudah periksa empat saksi," kata Achmad Elyasarif kepada TribunPapuaBarat.com Selasa (29/11/2022).

Polisi pun berencana memanggil korban dan oknum dosen yang diduga melecehan mahasiswinya.

"Kami juga akan panggil terduga terlapor untuk tanyakan kebenaran kasus tersebut," ujar Achmad Elyasarif.

Jika proses gelar perkara cukup bukti, kasus dugaan pelecehan di kampus ini diproses lebih lanjut.

Baca juga: Ketua BEM Universitas Victory Sorong di-Drop Out, Buntut Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dosen

Ia mengatakan korban dan terduga pelaku pelecehan di Universitas Victory Sorong sama-sama berjenis kelamin perempuan.

"Satunya oknum dosen dan satu mahasiswi," kata dia.

Polisi juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kampus untuk memanggil terduga dan terlapor.

"Per minggu kemarin aktivitas perkuliahan (di Universitas Victory Sorong) dilaksanakan secara daring," katanya. 

Baca juga: Dugaan Dosen Melecehkan Mahasiswi, Sejumlah Mahasiswa Unjuk Rasa di Universitas Victory Sorong

Diberitakan sebelumnya, oknum dosen di Universitas Victory Sorong berinisial MM dilaporkan ke polisi karena kasus dugaan pelecehan, Rabu (23/11/2022).

Dosen yang dikabarkan menjabat sebagai dekan Fakultas Teknik Universitas Victory Sorong itu dilaporkan oleh mahasiswinya sendiri, SM.

Saat melapor, SM didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH-Gerimis) Papua Barat.

UNJUK RASA: Sejumlah mahasiswa Universitas Victory Sorong menggelar unjuk rasa di pintu masuk kampus mereka, Rabu (23/11/2022). Unjuk rasa itu buntut dari dugaan dosen melecehkan mahasiswi di kampus itu.
UNJUK RASA: Sejumlah mahasiswa Universitas Victory Sorong menggelar unjuk rasa di pintu masuk kampus mereka, Rabu (23/11/2022). Unjuk rasa itu buntut dari dugaan dosen melecehkan mahasiswi di kampus itu. (TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK)

Direktur LBH Gerimis Papua Barat, Yoseph Titirlolobi, mengatakan SM membuat laporan polisi karena merasa tertekan dan trauma atas kasus pelecehan yang disertai  ancaman oleh dekan Fakultas Universitas Victory itu.

"Oknum dosen ini melakukan pelecehan disertai ancaman secara verbal maupun fisik," kata Yoseph Titirlolobi.

Baca juga: Nekat Blokade Jalan, Keluarga Bocah SD Korban Pelecehan Kecewa: Pelaku Sudah Keterlaluan

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved