Jalan Petrus Kafiar - Aipiri Diaspal PUPR Papua Barat, Tokoh Masyarakat: Penantian Terjawab

Dia memprediksi pengaspalan Jalan Petrus Kafiar - Aipiri akan selesai sebelum Natal 2022, Minggu (25/12/2022).

TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
WISATA MANOKWARI - Tokoh masyarakat, Sakarias Horota, menjelaskan proyek pengaspalan jalan Petrus Kafiar - Aipiri Manokwari merupakan proyek strategis PUPR Papua Barat dalam pengembangan wisata Manokwari, Jumat (9/12/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Membelakangi timbunan pasir dan alat berat yang sedang beroperasi, Sakarias Horota bersemangat menceritakan proyek pengaspalan Jalan Petrus Kafiar-Pantai Aipiri, Manokwari, Papua Barat, Jumat (9/12/2022) siang.

Sebagai tokoh masyarakat, Sakarias Horoto mengatakan proyek pengaspalan yang telah berlangsung dua pekan lebih itu adalah inisiasi Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

Kemudian dilimpahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat.

"Dulu hanya jalan biasa saja. Tong (kita) selama ini tunggu-tunggu kapan bisa diaspal, sekarang sudah terjawab. Jadi terima kasih banyak," kata Sakarias Horota kepada TribunPapuaBarat.com.

Dia memprediksi pengaspalan Jalan Petrus Kafiar - Aipiri akan selesai sebelum Natal 2022, Minggu (25/12/2022).

Baca juga: PUPR Papua Barat Mulai Revitalisasi Manokwari Pada 2023, Minta Warga Jangan Sampai Ada Pemalangan

Jalan sepanjang satu kilometer dan selebar enam meter itu, menurut Sakarias Horota, akan membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kampung Aipiri.

Lantaran, bentangan Pantai Aipiri menjadi satu dari objek wisata andalan di Kabupaten Manokwari.

Selama ini kurang dilirik masyarakat karena infrastruktur jalan yang belum memadai.

"Sekarang jalan sudah diaspal, saya percaya akan semakin banyak orang yang datang ke Pantai Aipiri," bebernya.

Dia pun tak menampik kemungkinan besar ketika pengaspalan rampung, masyarakat mulai menata lapak jualan di sepanjang jalur ke Pantai Aipiri tersebut.

Ia berpandangan, dengan cara seperti itu, perputaran roda ekonomi masyarakat akan semakin baik.

Baca juga: Kabid Bina Marga PUPR Papua Barat Sebut Kemantapan Jalan di Papua Barat Meningkat 66 Persen

Apalagi mobilisasi warga yang mayoritas sebagai penjual sayur-mayur di pasar induk Wosi dan Sanggeng, juga semakin lancar.

"Masyarakat kita mau jualan ke pasar tra (tidak) khawatir lagi, bisa lebih cepat sampai karena jalan sudah diaspal," tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) PUPR Papua Barat, Yohanis Momot, mengatakan proyek pengaspalan Jalan Petrus Kafiar - Aipiri masih terus berlanjut.

Baca juga: PUPR Papua Barat Fokus Penyediaan Air Minum dan Sanitasi pada 2023, Bantu Tangani Stunting

"Aipiri akan tersambung ke Bakaro sampai ke Pasir Putih, panjangnya sekitar 4,5 km. Jadi proyek keseluruhan dari Petrus Kafiar itu sekitar 5,5 km," urai Yohanis Momot.

Menghubungkan akses kawasan wisata di Kabupaten Manokwari tersebut, ucapnya, adalah pekerjaan prioritas 2022 dan 2023.

Sebagai komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk meningkatkan roda perekonomian dan perputaran uang di Kabupaten Manokwari sebagai ibu kota provinsi. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved