Provinsi Papua Barat Daya

Pj Gubernur Papua Barat Daya Dilantik, Akademisi Harap Bisa Mengangkat Taraf Hidup Orang Papua

Ia berharap kehadiran provinsi ke-38 di Indonesia dan Pj Papua Barat Daya bisa mengangkat kesejaterahan orang asli Papua khususnya di Sorong Raya

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
AKADEMISI: Rektor Universitas Muhamadiyah Sorong (UMS) Muhammad Ali berharap kehadiran provinsi ke-38 di Indonesia ini bisa mengangkat kesejaterahan orang asli Papua khususnya di wilayah Sorong Raya, Sabtu (9/12/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG – Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya (PBD) mendapat respons positif dari kalangan akademisi.

Rektor Universitas Muhamadiyah Sorong (UMS), Muhammad Ali, menyampaikan rasa bangga karena meski sebagai pendatang yang berdomisli di Sorong, bisa merasakan adanya perjuangan pemekaran itu.

“Sebagai warga Nusantara yang berdomisli di Papua tentu saja saya bersyukur dan bangga karena bisa merasakan pemekaran yang sudah diperjuangkan belasan tahun ini,” kata Muhammad Ali kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (9/12/2022).

Ia berharap kehadiran provinsi ke-38 di Indonesia ini  bisa mengangkat kesejaterahan orang asli Papua khususnya di wilayah Sorong Raya.

Pelantikan Pj Gubernur Papua Barat Daya, ucapnya, bisa menjadi awal yang baik untuk membawah Papua mejadi lebih baik ke depan.

Baca juga: Sosok Muhammad Musa’ad yang Jadi Pj Gubernur Papua Barat Daya di Mata Ketua LMA Malamoi

“Kami dari akademisi berharap ke depan Papua semakin sejuk dan masyarakat asli sejahtera,” kata Muhammad Ali.

Perbedaan sudut pandang, katanya, harus disatukan sehingga pembangunan Papua Barat Daya bisa efisien.

Muhammad Ali berujar, persatuan orang Papua akan menjadi barometer kemajuan di tanah mereka sendiri.

"Dari sisi akademisi, perguruan tinggi akan terus memberikan kontribusi melalui pemikiran mengenai kemajuan pendidikan.”

Baca juga: Profil Muhammad Musa’ad, Pj Gubernur Papua Barat Daya Pria Kelahiran Fakfak Punya Karier Lengkap

“Kami sebagai lembaga perguruan tinggi akan selalu memberikan kontribusi khususnya di bidang pendidikan,” ujar Muhammad Ali.

Ia bilang pemikiran utama yang mau disampaikan yakni soal kebersamaan. Karena pembangunan dan kemajuan suatu daerah tanpa adanya kebersamaan itu tidak berjalan maksimal.

“Tentu yang kami mau sampaikan adalah soal kebersamaan, ini sangat penting apalagi membangun daerah otonomi baru,” katanya. 

PENJABAT - Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si, sosok yang dikabarkan ditunjuk menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya.
PENJABAT - Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si, sosok yang dikabarkan ditunjuk menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya. (Laman Resmi Pemprov Papua)

Baca juga: Soal Pelantikan Pj Gubernur Papua Barat Daya, Ketua LMA Malamoi: Kelompok Berbeda Saatnya Bersatu

Sebelumnya, nama Muhammad Musa’ad viral media sosial disebut karena akan dilantik menjadi Pj Gubernur PBD.

Berdasarkan informasi orang terdekatnya, Muhammad Musa’ad dilaporkan telah berada di Jakarta.

"Beliau sedang konsen dengan persiapan. Kalau tidak ada perubahan besok dilantik pukul 13.30 WIB," kata narasumber yang enggan disebut namanya itu .

Saat ini, Muhammad Musa’ad menjabat Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Papua.

Ia merupakan pria kelahiran Fakfak, Papua Barat.

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved