25 KK di Distrik Sorong Utara Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Pj Wali Kota Apresiasi Dinas Perumahan

25 KK di Distrik Sorong Utara Dapat Bantuan Uang Tunai, Pj Wali Kota Apresiasi Dinas Perumahan pemerintah akan terus berkolaborasi berikan bantuan

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
BANTUAN UANG - 25 kepala keluarga di Distrik Sorong Utara terima bantuan stimulan rumah swadaya (BSRS) Senin (13/12/2022). Total bantuan senilai Rp 40 juta per kepala keluarga. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah Kota Sorong menyerahkan bantuan stimulan rumah swadayah (BSRS) kepada 25 kepala keluarga di Distrik Sorong Utara, Kota sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Bantuan itu berupa bahan bangunan senilai Rp 40 juta dan diserahkan langsung Pj Wali Kota Sorong George Yarangga, Selasa (13/12/2022).

"Kepada para korban banjir dan longsor, kami sebagai pemerintah juga turut prihatin atas bencana yang dialami tersebut, yang tentunya bukan keinginan ataupun kemauan kita untuk datangkan bencana," kata Pj Wali Kota kepada TribunPapuaBarat.com.

Baca juga: Pemkot Sorong Gelar Monitoring Program dan Kegiatan 2022, Pj Wali Kota: OPD Jangan Berutang

Baca juga: Pemkot Sorong Bagikan Ribuan Voucer Bapok, Berikut Tempat Pengambilannya

"Namun semua ini karena faktor cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi, sehingga menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik di Kota Sorong," sambungnya.

Dijelaskannya, BSRS yang dilakukan hari ini, berdasarkan SK Wali Kota Sorong Nomor 845/98/2022 tentang Penetapan Nama-nama Penerima Bantuan yang bersumber dari APBD perubahan tahun anggaran 2022.

Dengan rincian, Rp 30 juta untuk membeli bahan bangunan dan Rp 10 juta upah tukang.

"Data ini tentunya telah dilakukan secara detail oleh dinas terkait, sehingga akan diberikan sesuai dengan manfaat dan kebutuhan masyarakat yang menjadi korban bencana banjir dan longsor bulan agustus lalu," ujarnya.

Ia berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam perbaikan rumah tidak layak huni ataupun rusak akibat banjir maupun longsor.

"Sehingga tentunya bantuan yang telah kita saksikan saat ini memang masih jauh dari yang diusulkan atau diharapkan oleh masyarakat," ucapnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah akan terus berkolaborasi bersama pemerintah pusat, dalam memberikan bantuan perumahan layak huni bagi masyarakat.

"Melalui dinas terkait, akan terus berupaya memberikan terbaik sesuai dengan rencana dan permintaan yang ada, terutama perhatian penuh kepada masyarakat yang terdampak akan bencana yang terjadi akan menjadi prioritas utama untuk program ke depanya," tuturnya.

Selain itu, Pj wali kota juga mengapresiasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yang telah peduli memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor pada Agustus lalu.

Ia juga mengimbau, semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi setiap bencana yang akan terjadi baik itu, banjir, longsor dan tsunami serta gempa bumi.

Karena berdasarkan hasil kajian pemerintah pusat bahwa Kota Sorong merupakan salah satu daerah yang rawan akan bencana alam.

"Kami pemerintah bukan berarti ingin menakut-nakuti masyarakat, namun harus kami sampaikan untuk kita sama-sama mengantisipasi atau mencegah secara dini melalui tingkat kewaspadaan kita bersama," ungkapnya.

Ia pun mengajak, masyarakat Kota Sorong untuk menciptakan suasana yang nyaman, damai dan tentram, sehingga terjalin toleransi antar umat beragama.

"Dan menghormati satu sama lain untuk menyambut hari raya Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023," pungkas dia.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved