Mama Jeflim Jualan Pinang dan Noken untuk Biaya Pendidikan 10 Anak, 4 Sudah Sarjana

"Kalau kebutuhan anak meningkat, mama jual apa saja intinya menghasilkan uang. Mama ingin anak-anak ini sekolah semua,"

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PEDAGANG PAPUA - Mama Jeflim pedagang asli Papua merasa bahagia menerima bantuan berupa boks kontiner dari Pemkot Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (15/12/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Jeflim, wanita 56 tahun tak asing lagi bagi warga Malibela, Kilometer 10, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Pedagang asli Papua itu sudah puluhan tahun berjualan buah pinang dan tas tradisional Noken.

Meski hanya memiliki tempat jualan yang seadanya, ia tak pernah lelah menjajakan dagangannya.

Mama Jeflim sapaan akrab wanita paruh baya itu memiliki sepuluh orang anak dari hasil pernikahan dengan pria Suku Moi.

Baca juga: Pemkot Sorong Serahkan Bantuan Boks Kontainer, Wako Yarangga: UMKM Papua Harus Naik Kelas

Baca juga: Deria Mandacan, Perajut Noken yang Bergabung dengan Kelompok Tani Hutan di Manokwari

Empat di antaranya berhasil menyandang gelar sarjana sains, ekonomi, teknik dan sarjana teologi.

Ia menuturkan, biaya pendidikan keempat anaknya diperoleh dari hasil jualan buah pinang dan tas Noken.

Keempat anaknya mengenyam pendidikan di berbagai kampus yaitu UMS Sorong, UKIP Sorong, dan Uncen Jayapura.

"Mama punya anak ada 10 orang, empat sudah sarjana. Dua lain sudah mau selesai juga," kata Jeflim kepada TribunPapuaBarat.com saat menerima bantuan boks kontainer dari Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong.

Baca juga: Cerita Perempuan Adat Meepago Papua, Perajut Noken dari Serat Kayu

Baca juga: Kisah Pedagang Sirih Pinang di Pasar Sanggeng Manokwari yang Berhasil Kuliahkan Anaknya hingga PNS

Lima tahun silam, mama Jeflim kehilang sang suami.

Semangatnya tak pernah redup demi membiayai hidup dan pendidikan anak-anaknya.

Tak hanya buah pinang dan Noken, untuk menambah penghasilan terkadang ia menjajakan pisang goreng, sayuran, minyak tanah dan premium (Bensin).

"Kalau kebutuhan anak meningkat, mama jual apa saja intinya menghasilkan uang. Mama ingin anak-anak ini sekolah semua," tuturnya lirih.

Baca juga: Helena Kadepa Anyam dan Jual Noken di Manokwari untuk Biaya Kuliah 2 Anaknya

Baca juga: Cerita Tina, Kuliah Sambil Jualan Noken, Harap Jualannya Bisa Dijual ke Luar Papua

Mama Jeflim merupakan satu dari puluhan pedagang asli Papua yang menerima bantuan boks kontiner dari Pemkot Sorong.

Perempuan asal Sorong Selatan itu merasa sangat bersyukur atas bantuan dari pemerintah setempat.

Tentu boks kontainer tersebut sangat berharga dalam mengembangkan usaha kecil yang ia geluti.

Ia tak perlu gusar jika cuaca sedang tak bersahabat, serta teriknya matahari.

"Mama berterima kasih sekali. Ini (Boks kontainer) sangat membantu saya, karena saya dan anak-anak bisa jualan dengan aman dari cuaca," pungkas Jeflim.(*)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved