Breaking News:

Natal dan Tahun Baru di Papua Barat Daya

Unik, Warga di Kota sorong Buat Pohon Natal Berbahan Limbah Bungkus Rokok Kretek

Unik, Warga di Kota sorong Buat Pohon Natal Berbahan Limbah Bungkus Rokok Kretek sekaligus menjadi pohon natal termahal versi dia

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
POHON NATAL - Pohon Natal berbahan limbah bungkus rokok kretek yang dibuat Yoosep Angin Ujan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Hari raya Natal menjadi momen yang berharga bagi umat Kristen di seluruh dunia.

Biasanya, menjelang Desember, umat Kristen mulai mempersiapkan berbagai pernak-pernik Natal.

Satu diantaranya adalah menyediakan pohon Natal di depan maupun di dalam rumah.

Baca juga: Warga Serbu Wisata Papua Barat Pantai Pasir Putih Manokwari saat Libur Natal

Baca juga: Ribuan Lilin Terangi Perarakan Patung Bayi Yesus Saat Misa Malam Natal di Gereja Arnoldus Sorong

Seorang warga Kota Sorong, Yosep Angin Ujan mendesain pohon Natal unik berbahan limbah bungkus rokok kretek.

Bungkus rokok kretek itu dikumpulkannya selama satu tahun.

"Ini bungkus rokok yang saya isap selama satu tahun saya kumpul kemudian buat pohon Natal ini," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (27/12/2022).

Bungkus rokok kretek berwarna merah itu, ucapnya, disusun sesuai kebutuhan dan membentuk pohon Natal.

Setiap sudut bungkus rokok dilem sehingga membentuk pohon Natal yang tingginya berkisar 60 cm.

"Saya susun sesuai kebutuhan lalu saya lem sambungkan dan disusun bentuk pohon Natal begini," jelas Yosep Angin Ujan.

Dudukan pohon Natal ini juga menggunakan penutup kipas angin bekas.

Setela disusun rapi, ditambahkan daun di setiap tingkatan bungkus rokok yang disusun.

Dan paling ujung pohon Natal ini disusun bungkus rokok membentuk salib.

Untuk mempercantik pohon Natal tersebut, Yosep menambahkan lampu berwarna-warni agar malam hari terlihat bagus.

"Ini saya buat beberapa hari sebelum Natal. Saya kerja sendiri dan pasang juga sendiri," katanya.

Pria asal Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, meletakan pohon Natal tersebut persis di depan teras rumahnya.

Menurut dia, pohon Natal yang dirangkai menjadi pohon Natal termahal.

"Ini pohon Natal termahal. Kenapa mahal karena semua ini bungkus rokok. Satu bungkus rokok kretek harganya Rp 15 ribu, kali satu tahun. Makanya kenapa sy bilang termahal," ujarnya sambil bercanda.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved