Info BMKG

Cuaca Sorong Raya: Tren Hujan Menurun, BMKG Minta Warga Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Angin dengan kategori kencang diprediksi akan terjadi di wilayah Sorong dan sekitarnya sampai Maret 2023.

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PANTAU - Prakirawan BMKG Sorong memantau monitor untuk melihat kondisi cuaca Sorong dan sekitarnya, Rabu (28/12/2022) kemarin. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Koordinator Bidang Observasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Domine Eduard Osok Sorong, La Ode Bangsawan menyampaikan perkembangan cuaca di Sorong jelang pergantian tahun.

Untuk hujan intensitasnya sudah mulai menurun dibandingkan bulan lain di pertengahan 2022.

Intensitas hujan di wilayah Sorong, dan sekitar trennya di akhir 2022, dan awal 2023 menurun.

Karena, pola hujannya lokal atau anti mansunal, dimana puncak hujan terjadi pada pertengahan tahun, dan akan cenderung menurun trennya di akhir 2022 dan awal 2023.

"Berdasarkan prakiraan BMKG untuk tren hujan memang turun di akhir tahun sampai awal 2023," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (28/12/2022) kemarin.

Baca juga: Waspada Cuaca Papua Barat, BMKG Manokwari Ungkap Potensi Hujan Lebat di Akhir Tahun 2022

Tren angin kencang, ucapnya, justru intensitasnya meningkat di akhir 2022 dan awal 2023.

Seperti, beberapa hari ini dirasakan di wilayah Sorong, angin bertiup sangat kencang.

Intensitas angin kencang meningkat di wilayah Sorong dan sekitarnya dapat terlihat tanggal 20 Desember 2022. Dimana kecepatan angin mencapai sampai mencapai 21 knot.

Angin dengan kategori kencang diprediksi akan terjadi di wilayah Sorong dan sekitarnya sampai Maret 2023.

"Intinya kalau kecepatan angin di bawah 20 knot itu masih wajar atau normal. Tapi kalau di atas 20 knot itu harus diwaspadai, karena 20 knot sama dengan 40 km/jam," jelas dia.

Baca juga: INFO Gempa BMKG di Sarmi Papua Magnitudo 4,2 Pagi Tadi

Selain itu, untuk gelombang laut di perairan Papua Barat, lanjutnya, diprediksi tinggi bisa mencapai 2 sampai 2,5 meter.

Pengguna transportasi laut, sambungnya, harus waspada.

Karena, tinggi gelombang laut bisa mencapai 2 sampai 2,5 meter di perairan Raja Ampat bagian Utara, perairan Manokwari dan samudera Pasifik Utara Papua Barat.

Sementara untuk wilayah Kota Sorong diprediksi tidak akan terjadi banjir rob.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved