Dominggus Mandacan dan MRPB Yakin Anak Asli Papua Mampu Emban Jabatan Strategis TNI Polri

Dominggus Mandacan menilai anak asli Papua memiliki kemampuan jika diberikan kesempatan mengemban jabatan strategis pada TNI Polri

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/FRANSISKUS SALU WEKING
WAWANCARA - Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan saat diwawancara, di Manokwari, Rabu (11/1/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan menilai anak asli Papua memiliki kemampuan jika diberikan kesempatan mengemban jabatan strategis pada institusi TNI maupun Polri.

"Kita minta agar pimpinan TNI Polri beri kesempatan juga bagi anak-anak Papua," kata Dominggus Mandacan di Manokwari, Rabu (11/1/2023).

Menurut dia, pemerintah daerah telah berupaya agar negara memberikan kesempatan bagi anak asli Papua menjadi anggota TNI Polri.

Hal itu dibuktikan dengan terlaksananya penerimaan Bintara TNI Angkatan Darat dan anggota Polri dari jalur otonomi khusus (Otsus).

Baca juga: Tarian Adat Papua Sambut Kedatangan  Panglima TNI dan Kapolri di Bandara Rendani Manokwari

Rekrutmen tersebut sudah dimulai semenjak Dominggus Mandacan menjabat sebagai Gubernur Papua Barat periode 2017-2022.

"Sudah dilakukan tapi kami harap lebih ditingkatkan lagi," ucap Kepala Suku Besar Arfak.

Baca juga: Panglima TNI Bicara soal Nasib Rekrutmen TNI Polri Jalur Otsus di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Sementara itu, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Maxsi Nelson Ahoren mengapresiasi kebijakan dari Mabes TNI dan Mabes Polri yang menyetujui penerimaan anggota baru dari jalur afirmasi atau Otsus.

Meski demikian, belum banyak anak asli Papua yang dipercayakan menduduki jabatan strategis baik di kepolisian maupun TNI.

"Kalau bisa anak-anak Papua ditempatkan di tempat yang strategis," ujar Maxsi Nelson Ahoren.

Ia berharap, Mabes TNI maupun Polri menambah kuota bagi putra putri Papua mengikuti seleksi sekolah perwira.

Sehingga, anak asli Papua mampu bersaing dengan prajurit dari wilayah lainnya dalam menduduki jabatan strategis.

"Supaya bisa jadi Kapolres, Dandim atau jabatan penting lainnya di Tanah Papua," ujar Maxsi Nelson Ahoren.

Baca juga: Kapolri Dukung Kebijakan Transformasi Pengelolaan Dana Otsus di Papua Barat

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjelaskan, perekrutan anak Papua menjadi anggota TNI sudah menjadi atensi sejak beberapa waktu lalu.

Saat ini, sejumlah anak asli Papua telah menduduki jabatan strategis TNI baik Angkatan Darat, Laut dan Udara.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved