Wanita di Sorong Diamuk Massa

Kasus Pembakaran Perempuan di Sorong, Partai Garuda Imbau Warga Tak Mudah Diprovokasi Isu Hoax

Kasus Pembakaran Perempuan di Sorong, Partai Garuda Imbau Warga Tak Mudah Diprovokasi Isu Hoax.tak hanya pelaku penyebar informasi hoax harus ditangka

Penulis: redaksi | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM/LIBERTURS MANIK ALLO
Sekertaris Partai Garuda Toto Rizqi Darwinto mengimbau masyarakat tidak muda terprovokasi isu hoax 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Aksi pembakaran perempuan di Kota Sorong menuai banyak tanggapan.

Satu diantaranya dari Partai Garuda Papua Barat.

Sekertaris Partai Garuda Papua Barat, Toto Rizqi Darwinto menyayangkan aksi main hakim sendiri, yang dilakukan sejumlah warga di Kota Sorong.

Baca juga: Gara-gara Isu Penculikan Anak, Wanita Dibakar Hidup-hidup di Sorong, Polisi Pantau Sekolah-sekolah

Baca juga: Massa Bakar Seorang Wanita di Kota Sorong hingga Tewas, Warga di Papua Barat Daya Geger

Masyarakat kata Toto, harus bisa mendeteksi dan menyaring informasi terlebih dahulu.

Sehingga, terhindari dari informasi atau berita hoax yang marak beredar saat ini di media sosial.

"Masyarakat jangan mudah terprovokasi isu hoax. Waspada perlu, tapi jangan berlebihan. Karena tujuan penyebaran hoax adalah membuat keresahan di masyarakat," kata Toto dalam rilis yang diterima TribunPapuaBarat.com, Selasa (24/1/2023) pukul 18.30 WIT.

Dikatakannya, akhir-akhir ini sering muncul informasi di grup whatshap berupa gambar dan narasi tentang tindak pidana kejahatan.

Bahkan lanjut Toto, ada poster seolah-olah dikeluarkan oleh institusi resmi pemerintah.

"Padahal kalau kita lebih jeli dan teliti membaca dan menelaah akan lebih baik," ujarnya.

"Misalkan, dapat kiriman berita, kita baca dulu. Kita resapi dan kita pikir baik-baik. Apakah informasi tersebut sumbernya terpercaya," sambungnya.

Menurutnya, apabila informasi yang beredar di media sosial tidak memiliki sumber terpercaya, masyarakat tak perlu menyebarluaskan.

Sebab, informasi yang tidak terpercaya itu berpotensi menimbulkan keresahan.

"Cukup berhenti di kita saja. Tidak perlu ikut-ikutan menyebar luaskan, terlebih jika informasi tersebut tidak jelas sumbernya," pesannya.

Toto mengatakan, kemajuan teknologi saat ini tak bisa dihindari.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved