Senin, 13 April 2026

Respons Gembala GBI Penuai Soal Longsor di Sekitar Gereja Itu

Ia mengatakan material longsor yang menghalangi arus lalu lintas akan diangkut menggunakan alat berat atau excavator.

Tayang:
Penulis: redaksi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Respons Gembala GBI Penuai Soal Longsor di Sekitar Gereja Itu
TRIBUNPAPUABARAT.COM/INFAK INSASWAR MAYOR
LONGSOR : Longsor di seputaran Jalan Gunung Salju Manggoapi di halaman Gereja Bethel Indonesia (GBI) Penuai, Kabupaten Manokwari, Senin (30/1/2023). 

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pendeta Eben Haezer Sasea enggan menyebutkan kerugian material yang dialami Gereja Bethel Indonesia (GBI) Penuai akibat longsor di sekitar gereja itu, Senin (30/1/2023).

"Biarkan kerugian ini menjadi tanggungan  gereja," kata Eben Haezer Sasea ketika ditemui di sekolah dasar (SD) Penuai.

Dia mengatakan talut yang baru selesai dikerjakan pada Desember 2022 kemungkinan belum kering dan menyatu materialnya.

Menurutnya, kondisi talut setinggi enam meter itu dipicu cuaca yang kurang bersahabat selama ini.

Talut yang alami longsor, ucap Eben Haezer Sasea, juga dibuat di atas talut beton lama.

Baca juga: Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Sebut Manokwari Waspada Longsor, Sorong Rawan Banjir

Selain itu, pada area talut itu tidak ada saluran air/pembuangan sehingga talut tidak dapat menahan volume air yang banyak dari segala arah.

"Sepanjang talut ini tidak ada saluran air, jadi air semua tertahan," ujar gembala GBI Penuai tersebut.

Ia mengatakan material longsor yang menghalangi arus lalu lintas akan diangkut menggunakan alat berat atau excavator.

Baca juga: Papua Muda Inspiratif Kota Sorong Salurkan Bantuan untuk Warga yang Terdampak Banjir dan Longsor

Untuk mengatur arus lalu lintas di seputaran tempat kejadian, anggota Polsek Amban sudah berada di lokasi. 

"Sementara, kami alihkan kendaraan dari arah Sanggeng (bawah) lewati jalan Fanindi," kata David, anggota Polsek Amban.

Ia mengatakan peralihan jalur itu hanya untuk sementara waktu, untuk menghindari material longsor yang jatuh ke badan jalan.

Berdasarkan pantuan Tribunpapuabarat.com, material longsor berupa batu sulit dipindahkan secara manual.

Jika hujan tak berhenti, dikhawatirkan terjadi longsor susulan dari material sisa dan talut bagian kanan.(*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved