PMI Manokwari: Kebutuhan Darah O Tinggi, Golongan AB Langka
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manokwari menyatakan kebutuhan darah di Manokwari, Papua Barat tinggi.
Penulis: R Julaini | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-PMI-Manokwari-Yusran-Mahdani-hk.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manokwari menyatakan kebutuhan darah di Manokwari, Papua Barat tinggi.
Ketua PMI Manokwari, Yusran Mahdani mengatakan, dalam dua bulan, 50 kantong darah bisa habis.
"Kita biasa kumpulkan 50 kantong darah dan diserahkan ke RSUD Manokwari. Nah, dalam satu hingga dua bulan itu bisa habis," ujarnya, Jumat (10/2/2023).
Baca juga: PMI Manokwari Diminta Solid dan Eksis Agar Tugas Kemanusiaannya Dirasakan Masyarakat
Kebutuhan darah di Kabupaten Manokwari disebutnya banyak, khususnya golongan darah O.
Sementara yang cukup langka pasokannya, yakni darah golongan AB.
Meskipun begitu, Yusran memastikan pengumpulan darah dari berbagai kegiatan terus dijalankan.
Baca juga: Nataniel Mandacan Minta PMI Manokwari Tingkatkan Sukarelawan Remaja
Pihaknya menggandeng pemangku kebijakan di Manokwari untuk mengumpulkan darah.
Hasil pengumpulan darah, kemudian disalurkan ke RSUD Manokwari.
Penyaluran darah yang dikumpulkan ke RSUD Manokwari, dilakukan lantaran belum adanya Unit Pelaksana Transfusi Darah (UPTD) oleh PMI Manokwari.
"Kita berharap pemerintah daerah bisa membentuk ini (UPTD), supaya kita bisa langsung melayani donor darah ke masyarakat," katanya.
(*)