Jumat, 15 Mei 2026

Sosok Randi Carlo, Dancer Manokwari Papua Barat yang Terinspirasi dari Michael Jackson

Terinspirasi dari sosok Michel Jackson, pria kelahiran Manokwari, Papua Barat, Randi Carlo (29) mencoba memulai hobi di dunia tari atau dance

Tayang:
Penulis: redaksi | Editor: Haryanto
zoom-inlihat foto Sosok Randi Carlo, Dancer Manokwari Papua Barat yang Terinspirasi dari Michael Jackson
TRIBUNPAPUABARAT.COM/INFAK INSASWAR MAYOR
DANCER - Randi Carlo (29), seorang dancer yang dimiliki Kota Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu (11/2/2023). Randi mengaku terinspirasi dari sosok Michael Jackson. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Terinspirasi dari sosok Michel Jackson, pria kelahiran Manokwari, Papua Barat, Randi Carlo (29) mencoba memulai hobi di dunia tari atau dance.

Randi terinsipirasi dari sosok Michael Jackson semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Tahun 2009, sa (saya) mulai cari tahu bagaiman dia (Michael Jakson) bisa dance seperti ini," kata Randi Carlo kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (11/2/2023).

Baca juga: Pj Sekda Papua Barat Dance Sangkek Kembali Serahkan Bantuan Perahu pada Pemuda Nelayan Kota Sorong

Melalui internet, Randi mulai mencari referensi untuk mendapatkan style yang digunakan seorang Michael Jackson untuk dapat dance dengan baik.

Ada beberapa style yang dipelajari, seperti blocking dan puping, untuk mengembangkan kemampuan dalam menari.

"Kitong (kita) tidak akan bisa pernah tahu kalau tra (tidak), pernah coba," jelasnya.

Baca juga: Paulus Waterpauw Ajak Pemuda Refleksikan Injil dan Jauhi Sifat Keduniawian

Berkat kemampuannya, Randi sering tampil tidak hanya di Manokwari.

Ia juga diundang ke beberapa even yang digelar di luar Manokwari, seperti di Jayapura "Freedom Square."

Dia juga sempat bergabung di salah satu grup dance Manokwari.

Namun, karena kesibukan kerja, Randi lebih banyak menghabiskan waktu untuk meningkatkan kemampuan secara pribadi.

"Sudah empat tahun terakhir sa tidak bergabung, jalan sendiri saja," ujar dia.

Baca juga: Imlek 2023 di Manokwari Papua Barat Meriah, Warga Antusias Barongsai Pemuda Asli Papua Keliling Kota

Meski tidak bergabung dalam latihan, kata dia, ada waktu yang disisihkan untuk dapat diskusi dengan grup yang ada sehingga dapat memberi motivasi kepada junior yang bergabung.

Sebab, menurutnya dalam dunia dance, ada beberapa teknik yang susah, sehingga perlu untuk diajarkan, jadi butuh keseriusan dan kemauan dalam berlatih.

Dia juga berpesan agar tidak menunggu usia remaja atau dewasa untuk mengembangkan kemampuan.

Ia berpesan agar dapat berlatih sejak dini agar tidak terkontaminasi dengan hal negatif.

"Tra usah tunggu SMA, dari SD ade-ade harus bisa bawa diri dan belajar hal positif dari seniman," pungkasnya.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved