Sabtu, 2 Mei 2026

GPKAI Minta Tambah Kuota Anggota MRPB, Begini Respons Ketua Pansel MRPB 2023-2028

GPKAI  menuntut mendapat kuota 3 anggota MRPB yang sebelumnya hanya 1 dan meminta untuk terlibat dalam panitia seleksi anggota MRPB.

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto GPKAI Minta Tambah Kuota Anggota MRPB, Begini Respons Ketua Pansel MRPB 2023-2028
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
Ketua Tim Panitia Seleksi Anggota Majelis Rakyat Papua Barat, Vitalis Yumte, menjawab tuntutan jemaat GPKAI yang melakukan aksi damai di depan Hotel Swissbell Manokwari, Kamis (16/3/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Tim Panitia Seleksi Anggota Majelis Rakyat Papua Barat  (MRPB), Vitalis Yumte, mengatakan tak bisa membuat keputusan mengenai kuota anggota MRPB.

Pernyataan tersebut untuk menanggapi aksi damai puluhan jemaat Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) di depan Hotel Swissbell Manokwari, Kamis (16/3/2023).

Vitalis menyebut Pansel Anggota MRPB hanya fasilitator.

"Aspirasi dari GPKAI kami sudah terima. Kami hanya minta waktu agar bisa bahas secara internal dan bahas bersama pemerintah (Provinsi Papua Barat)," ujar Vitalis Yumte.

Ia menyebut Panitia Seleksi hanya mewadahi musyawarah pimpinan lembaga agama untuk menyepakati dan menerima mekanisme pembagian kursi yang sudah disediakan.

Baca juga: Aksi Damai, GPKAI Tuntut Tambah Kuota Anggota Majelis Rakyat Papua Barat 2023-2028

 

Karena, hal itu disampaikan sesuai aturan.  "Hasil fasilitasi kami itu, yang lain itu sudah jelas," katanya.

Ia menyatakan GPKAI yang diklasifikasikan dalam kelompok Oikumene bukan sebutan yang juga tepat. 

Menurut Pansel, MRPB sebagai lembaga kultur, harus memperhatikan keterwakilan orang asli Papua (OAP) yang berasal dari gereja dan agama untuk menduduki lembaga tersebut.

Vitalis memastikan Pansel sudah mengatur porsi GPKAI untuk mendapatkan satu tempat di MRPB. 

"Itu perjuangan atau keputusan yang kami lakukan sampai hari ini. Kalau diminta jadi tiga, itu kami minta waktu," kata Vitalis Yumte.

Baca juga: Plt Kesbangpol Papua Barat: Musyawarah Perkecil Kemungkinan Konflik dalam Pemilihan Anggota MRPB

Ia berharap keluarga besar GPKAI memberikan waktu agar tuntutan itu dibahas bersama.

"Kami mau bahas dulu. Berikan kami waktu," ucap Vitalis Yumte.

Sebelumnya, sejumlah jemaat GPKAI menyampaikan sejumlah tuntutan yang intinya meminta revisi SK Gubernur Papua Barat Nomor 200.1.1/53/2/2023.

Mereka mengharapkan GPKAI mendapat kuota 3 anggota MRPB yang sebelumnya hanya 1.

Selain itu, GPKAI juga meminta untuk terlibat dalam panitia seleksi anggota MRPB.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved