Jumat, 22 Mei 2026

Doa Katolik

Doa dalam Kegagalan di Agama Katolik, Mohon Bangkitkan dari Kesedihan

Berikut ini doa dalam kegagalan di agama Katolik, yang diambil dari Puji Syukur nomor 136.

Tayang:
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Doa dalam Kegagalan di Agama Katolik, Mohon Bangkitkan dari Kesedihan
Sesawi.net
Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik - Berikut ini doa dalam kegagalan di agama Katolik, yang diambil dari Puji Syukur nomor 136. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Berikut ini doa dalam kegagalan di agama Katolik, yang diambil dari Puji Syukur nomor 136.

Doa dalam kegagalan di agama Katolik ini didaraskan agar Tuhan membangkitkan kita dari kesedihan.

Selain itu, doa dalam kegagalan di agama Katolik ini juga didaraskan agar kita tak putus asa dalam mencapai tujuan.

Baca juga: Doa dalam Kesepian di Agama Katolik, Mohon Kehadiran Bapa saat Sendirian

Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik.
Ilustrasi berdoa dalam agama Katolik. (Sesawi.net)

 

Simak doa selengkapnya, dikutip TribunPapuaBarat.com dari Puji Syukur nomor 136.

Doa dalam Kegagalan

Allah, pangkal harapan sejati, Yesus yang Kau utus menyelamatkan kami, pernah mengalami kegagalan, yakni ketika menderita sengsara, ditinggalkan oleh para murid-Nya, tergantung di salib, dan akhirnya wafat.

Pandanglah anak-Mu yang sedang sedih karena mengalami kegagalan.

Sebagaimana Engkau membangkitkan Yesus dari kegagalan, bahkan dari kematian, bangkitkanlah aku dari kepedihan ini.

Berilah aku semangat yang baru, dan jangan Kau biarkan aku berputus asa.

Sebaliknya, terangilah budi dan hatiku, agar aku mampu melihat kehendak-Mu di balik kegagalanku ini.

Semoga aku dapat memetik hikmah dari kegagalan ini untuk langkah hidupku selanjutnya.

Sebagaimana biji gandum yang jatuh ke tanah itu mati, dan menghasilkan buah melimpah, semoga hikmah yang kami petik dari kegagalan ini mendatangkan keberhasilan dalam hidupku nanti.

Bapa, kegagalanku ini kupersatukan dengan sengsara dan wafat Kristus, supaya aku pun boleh bangkit dalam semangat baru, seperti la bangkit dari mati.

Sebab Dialah Tuhan, yang telah merintis jalan untuk bangkit dari setiap kegagalan. (Amin.)

(*)

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved