Rabu, 27 Mei 2026

Tangkap Panglima TNPB Wilayah Bomberai, Polisi Periksa Viktor Makamuke di Polres Sorsel

Pada 2019, Viktor Makamuke merekrut 500 orang di Kabupaten Teluk Bintuni untuk menjadi anggota TPNB Wilayah Bomberai.

Tayang:
zoom-inlihat foto Tangkap Panglima TNPB Wilayah Bomberai, Polisi Periksa Viktor Makamuke di Polres Sorsel
TRIBUNSORONG.COM/PAULUS PULO
Panglima Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah Bomberai, Viktor Makamuke, diperiksa di kantor Polres Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Rabu (5/72023) malam. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Polisi menangkap Panglima Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah Bomberai, Viktor Makamuke.

Ia ditangkap di Jalan Baru, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (5/7/2023) sekira pukul 19.30 WIT.

Setelah itu, aparat membawa dan memeriksa Viktor Makamuke di kantor Polres Sorong Selatan.

Di sana, ada Kapolres, AKBP Choiruddin Wachid; Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli; Dandim/1807 Sorong Selatan Letkol Inf Ronald Micahel Patty, dan Kepala Kesbangpol, Edith Doni Tamaela.

Baca juga: Interpol dan BNPT Diminta Segera Tangkap Jubir TNPB OPM Sebby Sambom

 

Pentolan TNPB itu adalah anggota West Papua National Authority (WPNA) Wilayah IV Bomberai dengan jabatan sebagai panglima militer.

Ia dianugerahi pangkat Mayor Jenderal oleh Eliezer Awok, tokoh Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) yang meninggal pada 14 Juni 2018.

Viktor juga menjabat sebagai penasihat militer wilayah Kodap IV Sorong Raya.

Pada 2019, Viktor Makamuke merekrut 500 orang di Kabupaten Teluk Bintuni untuk menjadi anggota TPNB Wilayah Bomberai.

Ia disebut kerap menggelar pertemuan tertutup dengan kelompok WPNA Wilayah IV Bomberai di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Baca juga: Panglima TNI Buka Pintu Komunikasi dengan KKB, tapi Tolak 2 Permintaan Kelompok Egianus Kogoya

Pada 18 Agustus 2020, Viktor Makamuke mengikuti Reses Triwulan II Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) di Gedung Kartini (Ruko Panjang Haji Amir), Kabupaten Teluk Bintuni.

Reses itu untuk menjaring aspirasi warga asli Papua dan umat beragama di Kabupaten Teluk Bintuni.

Acara dipimpin Rafael Sodefa (Anggota MRPB Perwakilan Teluk Bintuni) dihadiri 80 orang.

Baca juga: Polisi Tangkap Oknum Kepala Distrik di Nduga Papua Pegunungan, Diduga Sebagai Donatur KKB

Saat itu Viktor Makamuke beserta rombongan kelompok WPNA membentangkan tulisan penolakan Otsus Jilid 2 dan meminta referendum.

Pada November 2020, Victor Makamuke terlibat dalam perekrutan polisi WPNA di Wilayah IV Bomberai di antaranya di daerah Inanwatan, Fakfak, Kaimana, dan Kokas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved