30 Petugas Damkar Kaimana Ikut Pelatihan Dasar dan Tindakan di Jakarta
Setelah pelatihan, para petugas Damkar Kabupaten Kaimana telah memiliki dasar-dasar yang mumpuni dan terus berlatih untuk menambah pengetahuan.
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Damkar-dan-Penyelematan-Kaimana-Harold-Hendersep-Sony.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Sebanyak 30 petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kaimana, Papua Barat, mengikuti pelatihan dasar-dasar dan tindakan penyelematan di Jakarta.
Pelatihan para petugas Damkar itu berlangsung di Kantor Kementrian Dalam Negeri selama dua pekan.
Damkar Kabupaten Kaimana bekerja sama dengan Damkar DKI Jakarta untuk menggelar pelatih itu.
Selain pelatihan dasar pemadam kebakaran, para petugas juga dilatih soal tindakan penyelamatan di darat maupun di laut saat terjadi musibah kebakaran.
Baca juga: Irawan Tak Sempat Selamatkan Harta Benda, Kornsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran di Kaimana
Kepala Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelematan Kaimana, Harold Hendersep Sony, mengatakan pelatihan bertujuan untuk menambah wawasan sumber daya manusia sesuai standar operasional prosedur ( SOP) Damkar.
“Tujuannya agar petugas bisa mengerti mengoperasikan alat-alat pemadam kebakaran dan cara untuk memadamkan api."
"Secara regulasi kami harus dibekali oleh pelatihan dasar dua kali, ditambah lagi petugas harus ada spesifikasi yakni mobil, slang, dan rescue,” katanya di ruang kerjanya, Selasa (8/8/2023).
Baca juga: Bupati Hermus Indou Janji Tingkatkan Kapasitas Personel dan Tambah Armada Damkar
Setelah pelatihan, para petugas Damkar telah memiliki dasar-dasar yang mumpuni dan terus berlatih untuk menambah pengetahuan.
“Untuk alat-alat pemadam dasarnya sudah ada, tinggal bagaimana training dan pelatihan menambah mereka punya pengetahuan,” kata Harold Hendersep Sony.
Ia berharap hasil pelatihan 30 petugas Damkar itu dapat diterapkan dalam pelayanan bagi masyarakat dan peningkatan kesiapsiagaan.
”Jadi dari bekal yang diperoleh untuk seminggu ke depan, sudah ada penjadwalan, ada apel pagi ada olahraga satu jam, dan perawatan kendaraan barulah mulai menjaga, “ kata Harold Hendersep Sony.