Rabu, 15 April 2026

Padang di Jalan Trans Fakfak Terbakar

Hingga Pagi Ini, Titik Api di Padang Rumput Bomberai Masih Keluarkan Asap, Warga Diimbau Waspada

"Kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada demi keamanan bersama," ujar Alex Waimbo.

Tayang:
zoom-inlihat foto Hingga Pagi Ini, Titik Api di Padang Rumput Bomberai Masih Keluarkan Asap, Warga Diimbau Waspada
TRIBUNPAPUABARAT.COM/ALDI BIMANTARA
KEBAKARAN - Hingga pagi ini pukul 08.00 WIT, titip api di padang rumput Bomberai yang terbakar masih mengeluarkan asap, Jumat (25/8/2023).  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Hingga pagi ini pukul 08.00 WIT Jumat, 25 Agustus 2023, titik api di padang rumput Bomberai masih mengeluarkan asap sehingga warga diimbau untuk selalu waspada. 

Itu disampaikan Kapolsek Bomberai, Ipda Alex Waimbo saat dihubungi TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Jumat (25/8/2023). 

"Memang update terakhir pagi ini api sudah padam, tetapi masih mengeluarkan asap dan cuaca masih kemarau di Distrik Bomberai," ujarnya. 

Alex mengatakan saat kebakaran padang rumput tersebut, ada 2 personel kepolisian dari Polsek Bomberai yang kebetulan sedang lewat dan membantu warga untuk memadamkan api. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Padang Rumput di Jalan Trans Fakfak Bomberai Terbakar, Petugas Kesulitan Air

 

"Cuma kemarin saat kejadian kan sudah sore dan karena waktu sudah malam sehingga memang tidak sampai padam total," ujarnya. 

Ia mengemukakan, kebakaran padang rumput di Distrik Bomberai kali ini memang cukup jauh dari permukiman warga.

"Lokasi kebakarannya itu persis berada pada titik koordinat 100 meter di sekitar arah pintu masuk Kampung Tessa Distrik Bomberai," kata Alex Waimbo.

Meski demikian, polisi tetap mengantisipasi terjadinya kebakaran padang rumput di area sekitar SP1, SP2, dan SP6 yang lokasinya berdekatan dengan permukiman dan lahan warga.

Baca juga: Teriakan Sang Anak Selamatkan Charly Saat Kebakaran Rumah di Reremi KPR Manokwari

Polisi mengatakan kebakaran padang rumput sudah sering terjadi di Distrik Bomberai akibat musim kemarau. 

"Meski warga setempat sudah terbiasa dengan kejadian kebakaran padang rumput, tetapi kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada demi keamanan bersama," ujar Alex Waimbo.

Ia mengingatkan, tidak menutup kemungkinan dari hotspot-hotspot api dapat memunculkan kobaran api yang menjalar luas karena cuaca panas terik dan angin sehingga padang rumput terbakar.

Apabila turun hujan, kemungkinan kecil percikan api dari titik-titik itu muncul. 

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved