Mahmud La Biru Akui Para Guru Masih Takut untuk Mengajar di Distrik Kramongmongga
".. para murid atau anak sekolah di Distrik Kramongmongga semuanya kita titipkan sementara di kota," kata Mahmud La Biru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Mahmud-La-Biru-mengatakan-para-guru-masih-takut-untuk-mengajar-di-Distrik-Kramongmongga.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Fakfak, Mahmud La Biru, menyebutkan para guru masih ketakutan untuk kembali mengajar di Distrik Kramongmongga.
Hal itu disampaikannya kepada awak media termasuk TribunPapuaBarat.com di Fakfak, Papua Barat, Minggu (24/9/2023).
"Ini tentu soal kondisi psikologis antara guru dan siswa atau peserta didik sehingga memang tidak semudah itu kita menyebut kondisi telah aman dan pulih kembali," ujarnya.
Mahmud mengatakan semua butuh proses dan waktu untuk kembali secara normal sehingga hak mereka harus diperhatikan baik.
Baca juga: Ali Baham Temongmere Pastikan Kasus Kramongmongga Tak Mempengaruhi Investasi Pupuk di Fakfak
Baca juga: Anak-anak Distrik Kramongmongga Dialihkan Sementara Waktu Bersekolah di Pusat Kota, Ini Penyebabnya
"Makanya khusus untuk para murid atau anak sekolah di Distrik Kramongmongga semuanya kita titipkan sementara di kota," kata Mahmud La Biru.
Ia juga telah menginstruksikan kepada para kepala sekolah untuk mendampingi para peserta didik di kota sehingga anak-anak merasa lebih aman.
"Nanti kalau situasi sudah betul-betul aman baru kami kembali mereka ke Kramongmongga," katanya.
Ia memastikan kondisi penitipan anak murid dari Distrik Kramongmongga tersebut sampai situasi betul-betul pulih.
"Nantinya kami melakukan kunjungan juga ke Kramongmongga untuk memang bagaimana memastikan kondisi dan upaya memulihkan kondisi psikologis," katanya.