Berita Fakfak
Sukseskan Peresmian Bandara Siboru, PLN Fakfak Kerja Hingga Dini Hari
Muhammad mengatakan, kebutuhan listrik untuk Bandar Udara Siboru yakni 555 Kva dan beban kelistrikan untuk bandara 150 Kw.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kelistrikan-Bandara-Siboru.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - PLN ULP Fakfak memastikan jaringan kelistrikan untuk mendukung acara peresmian Bandar Udara Siboru oleh Presiden Jokowi telah siap.
Tak tanggung-tanggung, pemantapan sistem jaringan kelistrikan di Bandara Siboru Fakfak tersebut dikerjakan petugas PLN dari siang hingga dini hari.
Manager PLN ULP Fakfak, Muhammad Rizal Ariyanto mengatakan, kendala yang dihadapi pihaknya.
Baca juga: Menjelang Kedatangan Presiden Jokowi, Bupati Teluk Bintuni Gelar Rapat Koordinasi di Babo
Baca juga: FKUB Minta Buka Ruang Dialog saat Presiden Jokowi Hadir di Kabupaten Fakfak Papua Barat
Kendala terutama tentu dikatakannya karena jarak dari sumber listrik di PLN sangat jauh, sehingga potensi gangguan kelistrikan dimungkinkan makanya PLN melakukan penebangan pohon di sejumlah titik.
"Nanti di depan Bandara Siboru akan ada panggung untuk acara peresmian dan itu dihandle event organizer, sehingga mereka butuh pasokan jaringan listrik," katanya saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com
Muhammad mengatakan, kebutuhan listrik untuk Bandar Udara Siboru yakni 555 Kva dan beban kelistrikan untuk bandara 150 Kw.
"Memang masih rendah karena belum semua fasilitas difungsikan di Bandara Siboru, lalu untuk kebutuhan panggung di bandara itu 30 Kv," sebut Muhammad.
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan harus menarik kabel ke panggung utama karena acaranya dibuat di luar Gedung Bandara Siboru.
"Pada prinsipnya kami PLN Fakfak siap mensukseskan kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Fakfak, kami berharap semoga lancar," harapnya.
(*)