Natal dan Tahun Baru di Papua Barat
Hari Pertama Pasar Murah Nataru di Fakfak, Telur Ayam Belum Tersedia
Apolos berharap giat pasar murah tersebut terus diadakan ke depannya, terutama menjelang hari raya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pasar-murah-di-fakfak-120.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui inas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di Taman Kota Satu Tungku Tiga Batu, Kamis (21/12/2023).
Pantauan TribunPapuaBarat.com, pasar murah itu dibuka sejak pukul 09.00 WIT.
Meski demikian, telur ayam yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat belum tersedia dalam pasar murah tersebut.
Baca juga: Disperindag Fakfak Bakal Gelar Pasar Murah, Ini Jadwalnya
Baca juga: Dinas Perindagkop Kaimana Rencanakan Pasar Murah di Lima Distrik
Sementara itu, barang kebutuhan warga yang sudah tersedia yaitu minuman kaleng berbagai merek yang dijual Rp 100.000 per karton dengan isi 24 kaleng.
Lalu untuk beras 10 kg dijual dengan harga Rp 135.000.
Untuk susu putih kaleng dibanderol dengan harga Rp 13.000 dan susu jenis gold Rp 18.000 per kalengnya.
Ada juga sirup berbagai macam dengan harga Rp 15.000 per botol dan untuk 1 kartonnya dikenai harga Rp 165.000.
Tak hanya, minyak goreng dijual Rp 18.000 per liternya dan gula pasir seharga Rp 16.000 per kilonya.
Lalu untuk minuman ringan yang biasanya diminati anak-anak saat momen perayaan hari raya dijual 1 kartonnya dengan harga Rp 27.000.
"Iya dari tadi memang banyak yang cari telur ayam tetapi karena memang ini baru hari pertama jadi sebagian barang-barang pastinya masih dipasok," kata salah satu penjual, Irma kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak.
Irma mengatakan, pihaknya akan stand by hingga sore hari untuk menanti para pembeli di pasar murah tersebut.
"Untuk warga Kota Fakfak Papua Barat marilah datang membeli barang kebutuhan pokok di sini (Taman Kota Satu Tungku Tiga Batu) karena sudah pasti lebih murah," ujarnya.
Salah satu pembeli Apolos mengatakan, ia datang ke pasar murah untuk mencari kebutuhan Natal.
"Saya dan istri tadi membeli sirup di pasar murah ini, saya pikir ini bagus karena harganya sedikit lebih murah dibanding kalau kita beli di pasar," bebernya.
Apolos berharap giat pasar murah tersebut terus diadakan ke depannya, terutama menjelang hari raya.
"Semoga ke depan diadakan terus dan makin lengkap lagi barang-barang yang dijual supaya pembeli lebih ramai lagi," harap Apolos.
(*)