Kamis, 30 April 2026

Lagi, Kebakaran Rumah Menimpa Kampung Katebu Manokwari, 3 Rumah Warga Jadi Puing

Ada 36 petugas Damkar yang ikut dalam proses pemadaman dan penanganan kebakaran rumah di Kampung Katebu itu.

Tayang:
zoom-inlihat foto Lagi, Kebakaran Rumah Menimpa Kampung Katebu Manokwari, 3 Rumah Warga Jadi Puing
DAMKAR PAPUA BARAT
Tampak anggota Damkar sedang berdiri di atas puing-puing rumah milik satu keluarga di Kampung Katebu, Arfai II, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada Rabu (7/2/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kebakaran kembali terjadi di Kampung Katebu, Arfai II, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Terbaru kebakaran di Kampung Katebu menghanguskan tiga rumah sekaligus yakni milik keluarga Sarwa, Histia, dan Raunsai, Rabu, (7/2/2024).

Padahal, belum sampai seminggu, kebakaran rumah menimpa keluarga Maklon Mandacan di kampung yang sama.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Papua Barat, Markus Suruan, mengatakan menerima laporan dari anggota Brimob Polda Papua Barat yang bertugas di pos keamanan kompleks kantor Gubernur Pupua Barat.

Musibah tersebut terjadi sekira pukul 12.15. WIT dan penyebab kebakaran masih didalami Kepolisian.

Baca juga: Satu Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah di Kampung Katebu Manokwari, Ini Dugaan Penyebabnya

Adapun lokasi kebakaran berada di belakang Kanwil Agama Provinsi Papua Barat.

“Kami berusaha memadamkan api mulai dari pukul 12.15 sampai pukul 13.50,” ujar Markus Suruan dalam keterangan resmi yang diterima TribunPapuaBarat.com, Kamis (8/2/2024).

Ia menjelaskan, ada 36 petugas Damkar yang ikut dalam proses pemadaman dan penanganan kebakaran rumah itu.

Di antaranya 8 anggota pemadam Provinsi Papua Barat, 8 anggota Trantib Satpol PP Papua Barat dan 20 anggota pemadam Kabupaten Manokwari.

Fasilitas yang digunakan dalam proses pemadaman yakni satu mobil damkar milik Satpol PP Papua Barat dan satu mobil damkar milik Satpol PP Kabupaten Manokwari.

Baca juga: PENTING, Ini Imbauan BPBD Fakfak Setelah Kebakaran Rumah Warga di Jalan MT Haryono 

Kendati demikian, Markus Suruan mengaku, jalan masuk ke lokasi kebakaran tidak mendukung akses bagi mobil damkar.

Akibatnya, salah satu lampu di Mobil Damkar milik Satpol PP Papua Barat terlepas.

Tantangan lainnya, kata dia, yakni lambatnya informasi dari warga kepada pemadam kebakaran.

Ditambah kurangnya mobil tangki penyuplai air dan lokasi sumur air yang yang jauh dari lokasi kebakaran.

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved