Berita Manokwari
Ujung Jembatan Kali Kasi Ambruk, Akses Jalan Trans Papua Barat Terputus
peristiwa kerusakan jalan di jembatan Kali Kasi diduga kuat akibat kondisi curah hujan yang tinggi
Penulis: Hans Arnold Kapisa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kali-Kasi-sidey.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Jembatan kali Kasi di wilayah Distrik Sidei Kabupaten Manokwari Papua Barat terputus diduga dihantam derasnya arus kali/sungai pada Jumat (8/3/2024).
Informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan jembatan mengakibatkan akses jalan darat lintas kabupaten (Manokwari-Tambrauw-Sorong) lumpuh total.
Hingga berita ini disiarkan, personel Polsek Prafi dikabarkan telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bahan keterangan dari warga sekitar.
Baca juga: Dinas PUPR Manokwari: Anggaran Rp1 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan
Baca juga: Jembatan Kali Kasi Sidey Putus, Hermus Indou Bakal Berkoordinasi dengan Balai Bina Marga
Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Prafi, IPDA Imanuel Arwam yang dikonfirmasi membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di kampung Meitefa SP 8 Distrik Sidei.
"Kerasakan jalan di sekitar Jembatan Kali Kasi menyebabkan akses jalan darat dari Manokwari ke Tambrauw dan Sorong terputus," ujar Arwam.
Ia mengatakan, bahwa peristiwa kerusakan jalan di jembatan Kali Kasi diduga kuat akibat kondisi curah hujan yang tinggi di daerah Pegunungan Arfak dan wilayah Sidei sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
"Keterangan masyarakat, bahwa sebelum kejadian kondisi cuaca di daerah itu diguyur hujan deras sejak Jumat malam pukul 23.00 WIT hingga Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIT," ujarnya.
Akibat kondisi curah hujan yang tinggi tersebut, menyebabkan debit air Kali Kasi meningkat dan meluap ke dinding jembatan sehingga menyebabkan jalan aspal di ujung jembatan ambruk.
"Kerusakan badan jalan mencapai 95 persen dengan lebar kerusakan sekitar 9 meter, dengan kedalam 15 meter," ujar Arwam melaporkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian
(*)