Minggu, 26 April 2026

Ramadhan 2024

Tuntunan Dzikir di Bulan Ramadhan, Ini Bacaan setelah Shalat Witir

Berikut dzikir dan doa saat bulan Ramadhan dari saat doa ketika berbuka hingga doa setelah sholat witir.

Tayang:
zoom-inlihat foto Tuntunan Dzikir di Bulan Ramadhan, Ini Bacaan setelah Shalat Witir
Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI BERIBADAH - Berikut dzikir dan doa saat bulan Ramadhan dari saat doa ketika berbuka hingga doa setelah sholat witir. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Berikut dzikir dan doa saat bulan Ramadhan dari saat doa ketika berbuka hingga doa setelah sholat witir.

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia, bahkan dipilih oleh Allah sebagai bulan
untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. 

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a, seperti dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Yang artinya Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap
hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka
pasti dikabulkan.”

Do’a Ketika Berbuka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berbuka membaca,

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Do’a Kepada Orang yang Memberi Makan dan Minum

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi minum, beliau pun mengangkat
kepalanya ke langit dan mengucapkan,

َاللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي

“Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii”

"Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah
minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku".

Do’a Ketika Berbuka Puasa Di Rumah Orang Lain

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disuguhkan makanan oleh Sa’ad bin
‘Ubadah, beliau mengucapkan,

أفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ؛ وَأكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ المَلاَئِكَةُ 

“Afthoro ‘indakumush shoo-imuuna wa akala tho’amakumul abroor wa shollat
‘alaikumul malaa-ikah"

"Orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendo’akan agar kalian mendapat rahmat].”

Do’a Setelah Shalat Witir

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa pada saat witir membaca surat

“Sabbihisma Robbikal a’laa” (surat Al A’laa), “Qul yaa ayyuhal kaafiruun”
(surat Al Kafirun), dan “Qul huwallahu ahad” (surat Al Ikhlas).

Kemudian setelah salam beliau mengucapkan

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

“Subhaanal malikil qudduus –dibaca 3x- [artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkan di akhir witirnya,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

“Allahumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik” 

Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri].

(HR. Abu Daud no. 1427, Tirmidzi no. 3566, An-Nasa’i no. 1748 dan Ibnu Majah no. 1179. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

(TribunPapuaBarat.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved