Piton Wabia Ingin Perseman Manokwari Bangkit, Pernah Hadapi Persib Bandung di Final Liga
Pada 1986, Perseman Manokwari lolos ke final Divisi Utama PSSI melawan Persib Bandung.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Piton-Wabia-berharap-Perseman-kembali-berjaya.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Legenda Perseman Manokwari, Piton Wabia, angkat suara mengenai situasi dan perkembangan sepak bola di tanah Papua saat ini.
Menurutnya, jika melihat keberhasilan tim PSBS Biak yang menjadi juara Liga 2 PSSI Tahun 2023-2024 dan lolos ke Liga 1 PSSI, menjadi kebanggan bagi sepakbola di Tanah Papua.
Karena, ucapnya, PSBS menjadi satu-satunya wakil Tanah Papua di kompetisi kasta tertinggi sepakbola di Indonesia.
"Hal itu sekaligus menjadikan PSBS Biak sebagai tim sepakbola ke–7 dari Tanah Papua yang masuk ke Liga 1 PSSI," kata Piton Wabia melalui keterangan pers Tribunpapuabarat.com, Rabu (20/3/2024).
Untuk mengingat kembali kejayaan tim sepakbola dari Tanah Papua, Piton mengajak semua pihak untuk melihat kebelakang tantang sejarah sepakbola Papua.
Baca juga: Perseman Manokwari Mulai Berbenah, Siap Umumkan Kriteria Manajer Baru
Sebelumnya ada tujuh tim sepakbola dari Tanah Papua sejak Liga Indonesia ( Ligina 1 ) Tahun 1994-1995.
Ada Persipura Jayapura, Perseman Manokwari (Divisi Utama PSSI)1986, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, Persiram Raja Ampat, Perseru Serui, dan PSBS Biak.
Dari tujuh tim itu, Persiram Raja Ampat hilang dari Tanah Papua karena diakuisisi oleh PS TNI pada 2016.
Tiga tahun berselang, Perseru Serui juga hilang dari Tanah Papua karena diakuisisi oleh Badak Lampung.
"Sementara untuk Tim Persiwa Wamena dan Persidafon Dafonsoro, tidak ada data yang pasti, masih ada di Liga 2 atau malah sudah turun kasta bersama Perseman Manokwari yang ada di Liga 3," ujarnya.
Dari tujuh tim itu, Persipura Jayapura dan Persewar Waropen masih di Liga 2 PSSI.
Baca juga: Legenda Perseman Nilai Sepak Bola di Manokwari Mulai Berkembang
Ia berharap, untuk tim Perseman sebagai tim kebangaan masyarakat Kabupaten Manokwari, yang saat ini masih berada di Liga 3 PSSI untuk bisa bangkit Kembali dari tidur panjangnya sejak 1986.
Piton berharap Perseman Manokwari bangkit dan mengguncang Indonesia seperti pada masa jayanya.
Pada 1986, Perseman Manokwari lolos ke final melawan Persib Bandung.
Saat itu, Persib Bandung menang tipis 1-0 berkat gol tunggal oleh Djadjang Nurdjaman.
"Sebagai mantan pemain Perseman Manokwari dan warga Kabupaten Manokwari, kami rindu Perseman bisa bangkit dan kembali berjaya di sepak bola Tanah Air," Piton Wabia.
| IPMADO Manokwari Desak Kapolda Papua Tengah Copot Kapolres Dogiyai |
|
|---|
| UNCRI Manokwari Resmi Luluskan 173 Sarjana Angkatan Pertama |
|
|---|
| Transformasi Kampus dan Pesan Sejarah: Filep Wamafma Teguhkan Komitmen STIH Manokwari |
|
|---|
| Senator Paul Finsen Mayor Desak Kejagung Periksa Ketua MRP se-Tanah Papua |
|
|---|
| Damianus Walilo Soroti Darurat Agraria di Tanah Papua, Desak Operasi Bank Tanah Dihentikan |
|
|---|