Program TPBIS di Manokwari: Lebih dari 55 Persen Orang ''Berpendidikan'' Masih Buta Huruf Fungsional
Ia berharap Program TPBIS dapat menciptakan landasan kebijakan untuk program literasi di daerah, memperkuat kerja sama dan jejaring antar-perpustakaan
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Program-Transformasi-Perpustakaan-Berbasis-Inklusi-Sosial-TPBIS.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan RI, Yoyo Yahyono, mengatakan sistem pendidikan Indonesia masih perlu meningkatkan literasi.
Menurutnya, penguatan literasi menjadi satu di antara upaya yang dapat membantu mengurangi angka kemiskinan.
Hasil kajian tahun 2023, nilai indeks pembangunan literasi masyarakat nasional dan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia masih berada dalam kategori sedang.
Ia menyebut literasi seringkali dikaitkan dengan pendidikan.
"Hasil riset menunjukkan lebih dari 55 persen orang Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan masih mengalami buta huruf fungsional atau suatu keadaan terbatas," ujarnya dalam "Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)" di Swiss Belhotel Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/09/2024).
Baca juga: Pondok Baca Brongkendik Komitmen Tingkatkan Literasi Anak Fakfak
Lantaran hal itu, pendidikan harus memenuhi kewajiban mengembangkan sistem nasional di bidang perpustakaan.
"Penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai sumber belajar masyarakat dan pembelajaran seumur hidup untuk membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045," kata Yoyo Yahyono.
Ia berharap Program TPBIS dapat menciptakan landasan kebijakan untuk program literasi di daerah, memperkuat kerja sama dan jejaring antarperpustakaan daerah dan pemangku kepentingan.
"Pertemuan ini menjadi kesempatan berharga bagi untuk saling bertukar, informasi, ide dan pandangan," ujarnya.
Baca juga: TNI AD Gandeng Kompas Gramedia dan Tribun Network untuk Program Pelatihan Literasi Digital
Yoyo menyebut ada tiga tujuan utama dari pertemuan dengan pemangku kepentingan ini:
(1) Memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam rangka peningkatan budaya literasi masyarakat.
(2) Memperkuat komitmen lintas sektor untuk memperluas replikasi mandiri dari Program TPBIS).
(3) Menyebarluaskan upaya peningkatan budaya literasi melalui perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat.
| Resto Kampung Kita Jadi Pusat Nobar Fans Argentina di Fakfak |
|
|---|
| Piala Presiden Diarak Keliling Kota Manokwari Sambut Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Merinus Onawame Resmi Dilantik Jadi Ketua IMM Manokwari, Siap Bawa Organisasi Lebih Maju. |
|
|---|
| Dekati Pesparawi Nasional XIV, Pemkab Manokwari Gelar Apel Gabungan dan Kerja Bakti di Borarsi |
|
|---|
| HUT ke-23, Dukcapil Teluk Bintuni Layani Warga Moskona Utara Jauh |
|
|---|