PMKRI Cabang Manokwari Gelar Pendidikan Dasar untuk Anggota Baru
Menurut Yostan Hilapok, banyak organisasi mengalami krisis kader sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ketertarikan kepada anggota baru.
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/PMKRI-Cabang-Manokwari-Santo-Thomas-Villanova-menggelar-Masa-Penerima-Anggota-Baru.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manokwari, Santo Thomas Villanova, menggelar Masa Penerima Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (MABIM) di Auditorium Universitas Papua, Manokwari, Papua Barat, Kamis (17/10/2024).
Kegiatan yang diikuti 23 peserta tersebut bertujuan untuk merekrut mahasiswa baru dan memberikan pendidikan dasar.
Masa Penerima Anggota Baru dan Masa Bimbingan ini akan berlangsung selamal 17-19 Oktober 2024.
Peserta akan dibekali dengan berbagai materi penguatan kapasitas antara lain spritualitas Yesus sebagai teladan gereja, pengenalan sejara PMKRI, pengantar teologi pembebasan, dan analisa transaksional.
Ada materi tentang teknik-teknik komunikasi, pengenalan tata protokoler PMKRI, teknik-teknik debat, dan beberapa kegiatan lainnya.
Baca juga: Aloysius Siep Minta Presma Unipa Aktifkan Organisasi Mahasiswa: Siap Dukung Kegiatan Kemahasiswaan
Ketua Presidium PMKRI Cabang Manokwari, Yostan Hilapok, mengatakan kegiatan ini merupakan tahapan awal yang wajib diikuti oleh anggota baru.
"Setelah MPAB MABIM, nanti juga ada latihan Kepemimpinan Kader (LKK) dan Konferensi Studi Regional (KSR)," ucapnya.
Menurutnya, banyak organisasi mengalami krisis kader sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ketertarikan kepada anggota baru.
Karena itu, PMKRI Cabang Manokwari mengusung tema "Penguatan Kapasitas PMKRI Melalui Pendidikan Dasar Organisasi Menuju Kader yang Militan dan Idealis".
Baca juga: PMKRI Tolak Kelola Tambang, Desak Pemerintah Revisi PP 25 Tahun 2024
Alumni PMKRI, Theres Florensia Ateta, mengatakan ini pengkaderan organisasi baik mengembangkan softskill.
"Tidak hanya di kampus fokus pada pendidikan akademik, tapi kita di sini belajar menjadi seorang pemimpin dan tampil di depan banyak orang," katanya.
Ia berharap dari 23 anggota baru dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar menjadi kader militan dan idealis.
| UKM KMK UNIPA Sambut 29 Anggota Baru Lewat Kemah Rohani di Manokwari |
|
|---|
| Kolaborasi KMK-PMK Unipa dalam Pelatihan Kepemimpinan: Membentuk Karakter, Memberi Dampak |
|
|---|
| UNIPA-WWF Perkuat Kemitraan Strategis, Fokus pada Riset dan Pembangunan Berkelanjutan |
|
|---|
| Amnesty Unipa Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat dalam Peristiwa Tambrauw dan Dogiyai |
|
|---|
| Semangat Kebersamaan Warnai Dies Natalis ke-11 Fakultas Teknik Unipa Manokwari |
|
|---|