Momen Langka Lewat Sertijab, Samaun dan Untung Tamsil kembali Bertemu di Hadapan Publik
Samaun Dahlan dan Untung Tamsil terpotret bertemu terakhir kali di hadapan publik saat kampanye akbar Prabowo-Gibran di Stadion 16 November Fakfak
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Sertijab-Bupati-dan-Wakil-Bupati-Fakfak-Periode-2021-2025.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Momen langka tersaji dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2021-2025.
Momen tersebut mempertemukan Bupati Samaun Dahlan dan Bupati periode 2021-2025, Untung Tamsil.
Pantauan TribunPapuaBarat.com Sertijab itu berlangsung di Gedung Wintder Tuare, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (4/3/2025).
Dalam acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik, mengenakan baju kebesaran kepala daerah berwarna putih.
Sementara itu, Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom mengenakan stelan jas. Untung juga memakai peci merah tua khasnya.
Samaun dan Untung uga tampak berpelukan dalam momen sertijab tersebut.
Baca juga: Untung Tamsil Tinggalkan Rumah Dinas: Pengabdian untuk Fakfak Tak Akan Berhenti
Dalam sambutannya, Samaun Dahlan menngapresiasi Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom.
"Terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom. Semoga amal baiknya dalam bakti kepada masyarakat menjadi amal jariah yang terus mengalir," kata Samaun.
Ia juga rakyat merasa Kabupaten Fakfak lebih siap mewujudkan masyarakat sejahtera.
"Dengan visi Membara yakni membangun bersama rakyat, kami berharap masyarakat Fakfak bisa lebih sejahtera terkait dengan maju secara infrastruktur, ekonomi berdaya menuju Fakfak perubahan," ujar Samaun Dahlan.
Sebelumnya, Samaun dan Untung terpotret bertemu terakhir kalinya di hadapan publik dalam momen kampanye akbar Prabowo-Gibran di Stadion 16 November Fakfak awal 2024.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|