Berita Fakfak
Bupati Samaun Dahlan Kunjungi Pasar Rakyat Thumburuni, Soroti Sejumlah Item
"Tentunya jika semua berjalan sebagaimana rencananya, maka Pasar Thumburuni dijadwalkan akan diresmikan pada April 2025,"
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Bupati-SD-40.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengunjungi Pasar Rakyat Thumburuni, Kamis (6/3/2025).
Dalam kunjungan itu, Bupati Samaun Dahlan meminta tahap finishing pasar tersebut harus dituntaskan dengan baik.
Pantauan TribunPapuaBarat.com Kamis (6/3/2025), Samaun Dahlan tiba menggunakan batik bersama dengan Kepala Dinas Perdagangan, Mohjak Rengen.
Baca juga: Inspeksi Pasar, Satgas Pangan Polda Papua Barat Jamin Tak Ada Penimbunan Bapok Selama Ramadan
Baca juga: Harga Bahan Pokok Masih Stabil di Pasar Wosi Manokwari Menmasuki Ramadan 2025
"Saya meminta semuanya dicek kembali, jangan sampai ada yang kebocoran atau kendala pada sistem airnya," pinta Samaun Dahlan.
Tak hanya itu saja, Bupati Samaun Dahlan juga menyoroti perlunya pemasangan kanopi tambahan guna mengantisipasi air hujan saat terjadi angin kencang.
"Tentunya jika semua berjalan sebagaimana rencananya, maka Pasar Thumburuni dijadwalkan akan diresmikan pada April 2025," ujarnya.
Disampaikannya pula, langkah yang diambil pihaknya untuk percepatan peresmian Pasar Rakyat Thumburuni merupakan bagian dari upaya penataan kawasan perdagangan di Kabupaten Fakfak.
"Kita harapkan supaya semuanya lebih rapih, nyaman dan terorganisir," ucapnya.
Sekadar diketahui, seperti pasar pada umumnya, Pasar Thumburuni di Fakfak Papua Barat ini menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH) pada tahap perencanaan.
Selain itu, dalam pelaksanaan konstruksinya juga dipersyaratkan agar penyedia jasa juga mengimplementasikan Building Information Modelling (BIM).
Pembangunan Pasar Thumburuni merupakan tindaklanjut dari Surat Bupati Fakfak terkait Permohonan Pembangunan Kembali Pasar Thumburuni yang terbakar akibat bencana kerusuhan sosial pada tahun 2019.
(*)