Sabtu, 11 April 2026

Komentar Presdir PT Freeport Indonesia Soal Kerja Sama YPMAK dan Pemprov Papua Barat

Di area kerja, PTFI bersama YPMAK dan para mitra telah mewujudkan berbagai program investasi sosial untuk masyarakat.

Tayang:
zoom-inlihat foto Komentar  Presdir PT Freeport Indonesia Soal Kerja Sama YPMAK dan Pemprov Papua Barat
Istimewa/YPMAK
KERJA SAMA - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemprov Papua Barat menandatangani kesepakatan kerja sama di kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Jumat (25/4/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM,MANOKWARI - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, menyambut positif kerja sama antara YPMAK dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

Kerja sama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemprov Papua Barat ditandatangani di kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Jumat (25/4/2025).

Penandatangannya adalah Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, dan Asisten 1 Bidang Pemprov Papua Barat, Syors A O Marini.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyaksikan proses awal kerja sama iitu.

MoU kedua pihak terkait program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bdang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Baca juga: Presdir PT Freeport dan Pengurus YPMAK Temui Gubernur Papua Barat, Ini yang Dibahas

 

"PTFI terus komitmen kuat dalam pemberdayaan masyarakat, terutama Papua, melalui berbagai investasi sosial yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, hingga budaya dan olahraga," kata Tony Wenas.

Menurutnya, pertambangan berkelanjutan oleh PTFI beriringan dengan pelaksanaan program pengembangan masyarakat sekitar area operasi perusahaan.

Di area kerja, katanya, PTFI bersama YPMAK dan para mitra telah mewujudkan berbagai program investasi sosial untuk masyarakat.

Pada 2024, ucap Tony Wenas, mengalokasikan 36 persen dari total investasi sosial sebesar USD 138,6 juta dolar AS untuk program-program pendidikan. 

Antara lain program beasiswa, sekolah berpola asrama, mendirikan Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).

 Total alokasi investasi sosial PTFI hingga 2024 sebesar USD 2,3 miliar.

Baca juga: Kerja Sama dengan Pemprov Papua Barat, YPMAK Siap Seleksi Calon Siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menjelaskan pembangunan berkelanjutan di tanah Papua menjadi komitmen semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi, swasta, maupun masyarakat adat setempat.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan penandatanganan kesepakatan bersama ini penting untuk keberlanjutan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Papua.

Tujuan utamanya untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Leonardus Tumuka.

Ia berharap kerja sama ini bisa menjadi penggerak untuk kerja sama lintas provinsi dan lintas kabupaten sehingga ada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tanah Papua 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved