Komentar Presdir PT Freeport Indonesia Soal Kerja Sama YPMAK dan Pemprov Papua Barat
Di area kerja, PTFI bersama YPMAK dan para mitra telah mewujudkan berbagai program investasi sosial untuk masyarakat.
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kerja-sama-YPMAK-dan-Pemprov-Papua-Barat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM,MANOKWARI - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, menyambut positif kerja sama antara YPMAK dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.
Kerja sama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemprov Papua Barat ditandatangani di kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Jumat (25/4/2025).
Penandatangannya adalah Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, dan Asisten 1 Bidang Pemprov Papua Barat, Syors A O Marini.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyaksikan proses awal kerja sama iitu.
MoU kedua pihak terkait program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bdang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Baca juga: Presdir PT Freeport dan Pengurus YPMAK Temui Gubernur Papua Barat, Ini yang Dibahas
"PTFI terus komitmen kuat dalam pemberdayaan masyarakat, terutama Papua, melalui berbagai investasi sosial yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, hingga budaya dan olahraga," kata Tony Wenas.
Menurutnya, pertambangan berkelanjutan oleh PTFI beriringan dengan pelaksanaan program pengembangan masyarakat sekitar area operasi perusahaan.
Di area kerja, katanya, PTFI bersama YPMAK dan para mitra telah mewujudkan berbagai program investasi sosial untuk masyarakat.
Pada 2024, ucap Tony Wenas, mengalokasikan 36 persen dari total investasi sosial sebesar USD 138,6 juta dolar AS untuk program-program pendidikan.
Antara lain program beasiswa, sekolah berpola asrama, mendirikan Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).
Total alokasi investasi sosial PTFI hingga 2024 sebesar USD 2,3 miliar.
Baca juga: Kerja Sama dengan Pemprov Papua Barat, YPMAK Siap Seleksi Calon Siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menjelaskan pembangunan berkelanjutan di tanah Papua menjadi komitmen semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi, swasta, maupun masyarakat adat setempat.
Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan penandatanganan kesepakatan bersama ini penting untuk keberlanjutan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Papua.
Tujuan utamanya untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Leonardus Tumuka.
Ia berharap kerja sama ini bisa menjadi penggerak untuk kerja sama lintas provinsi dan lintas kabupaten sehingga ada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tanah Papua
PT Freeport Indonesia
PTFI
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro
Leonardus Tumuka
YPMAK
Pemprov Papua Barat
Dominggus Mandacan
Tony Wenas
Papua Barat
| Hermus-Mugiyono Tepati Janji Politik, 46 Huntara Diserahkan ke Warga Borobudur |
|
|---|
| Kuota Jemaah Haji Fakfak 2026 Turun Drastis, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Adrian Kairupan Dorong Pers Bintuni Jadi Kekuatan Positif, Apresiasi Dukungan GOKPL |
|
|---|
| RDP DPRK Ungkap Penyebab Banjir di Pasar Sentral Sanggeng: Sampah dan Drainase Buruk |
|
|---|
| Musda Flobamora Kaimana Digelar 19 April 2026, Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua |
|
|---|