Kamis, 21 Mei 2026

Berita Manokari

PTFI dan UNIPA Teken MoU, Fokus Pendidikan dan Keberlanjutan

"Semoga kerjasama ini terus dapat dikembangkan ke arah yang lebih luas dimasa yang akan datang," kata Rektor.

Tayang:
zoom-inlihat foto PTFI dan UNIPA Teken MoU, Fokus Pendidikan dan Keberlanjutan
Istimewa
PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Universitas Papua (UNIPA) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman MoU oleh Rektor UNIPA Dr. Hugo Warami S.Pd., M.Hum dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di Manokwari, Jumat (25/4/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Universitas Papua (UNIPA)

melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU terkait program pengembangan bidang pendidikan, pengajaran, pelatihan mahasiswa, serta tenaga pendidik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga penyebaran informasi.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Rektor UNIPA Dr. Hugo Warami S.Pd., M.Hum. dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di Manokwari, Jumat (25/4/2025).

Baca juga: Beasiswa PTFI Lahirkan Dokter Perempuan Pertama dari Suku Amungme, Sephia Jangkup

Baca juga: Apresiasi Program Kampung Sehat YPMAK, PTFI: Warga Mimika Masih Kesulitan Akses Layanan Kesehatan

Melalui siaran pers yang diterima TribunPapuaBarat.com Tony Wenas menjelaskan bahwa kerja sama yang terjalin antara UNIPA dengan PTFI sudah berlangsung lama, yaitu sudah 30 tahun sejak 1995. 

"MoU PTFI dengan UNIPA hari ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang telah berjalan selama ini agar kita bisa diperkaya dengan pengetahuan, ilmu, serta kajian akademis," kata Tony.

Tony menambahkan bahwa operasional PTFI harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar, berkelanjutan, serta mengedepankan sustainable safe production. 

"PTFI suatu saat akan selesai, tapi bukan berarti kehidupan masyarakat di sekitar PTFI harus berhenti. Ini adalah PR kita bersama bagaimana kita mengedepankan sustainable safe production," kata Tony.

Dalam kesempatan itu juga, Tony menyampaikan komitmen PTFI untuk memberikan tambahan beasiswa bagi mahasiswa UNIPA berprestasi. 

PTFI telah menjalin sinergi kuat dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk UNIPA guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua mendorong pendidikan dan riset,serta memberdayakan masyarakat sekitar tambang melalui investasi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, budaya hingga olahraga.

Sementara itu, Rektor UNIPA Dr Hugo Warami S.Pd.,M.Hum menyampaikan bahwa seluruh civitas akademika UNIPA sangat berbahagia dan berbangga karena kerja sama dengan PTFI dapat berkelanjutan. 

"Semoga kerjasama ini terus dapat dikembangkan ke arah yang lebih luas dimasa yang akan datang," kata Rektor.

Rektor menyampaikan bahwa pihaknya selama ini mendukung PTFI dalam penambangan berkelanjutan terkait kajian lingkungan. 

"Tentunya dengan kerja sama ini, UNIPA siap selalu untuk membantu PTFI dan juga memberi edukasi kepada masyarakat lewat kajian-kajian yang dilakukan. Kajian ilmiah menjadi jawaban atas permasalahan yang ada dan tidak terbantahkan," pungkas Rektor.

Sebagai informasi, PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Ilndustry Indonesia (MIND ID). 

PTFI menambang dan memproses bijih untuk menghasilkan konsentrat tembaga, yang juga mengandung emas dan perak.

PTFI memasarkan konsentrat ke seluruh penjuru dunia, dan terutama ke smelter tembaga pertama dalam negeri, yang dioperasikan PT Smelting. 

Operasi penambangan PTFI berlokasi di kawasan mineral Grasberg, Papua Indonesia. 

Saat ini PTFI mengoperasikan tambang bawah tanah dengan metode block caving terbesar di dunia.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved