Berita Manokwari
Berikut Syarat dan Tahapan Seleksi Paskibra Manokwari 2025
Terkait kuota tiap sekolah, Alex menyatakan bahwa pihaknya tidak membatasi jumlah peserta dari setiap sekolah.
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/alex-molle-2.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manokwari mulai menyosialisasikan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kabupaten tahun 2025.
Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan, Alex Molle mengatakan, pihaknya telah menyurati SMA/SMK soal seleksi paskibra 2025.
"Pendaftaran secara online dibuka sejak 7 Mei 2025. Kemudian dilanjutkan dengan proses pemberkasan dan registrasi pada tanggal 9 Mei," kata Alex Molle saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/5/2025).
Baca juga: Paskibra Fakfak Bentuk Formasi Busur Panah di Upacara Penurunan Bendera HUT ke-79 RI
Baca juga: Untung Tamsil Kukuhkan 80 Paskibra Fakfak, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Ia menjelaskan, bahwa proses seleksi dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi.
Para peserta diwajibkan mengunggah dokumen administrasi dan apabila dinyatakan memenuhi persyaratan, maka akan langsung mendapatkan nomor peserta melalui sistem.
Adapun kriteria tinggi badan bagi peserta sudah ditentukan, yakni untuk laki-laki minimal 165 cm dan maksimal 170 cm, sementara untuk perempuan minimal 160 cm.
"Kesbangpol bertindak sebagai panitia penyelenggara seleksi tingkat kabupaten. Dari hasil seleksi ini akan dilanjutkan ke tingkat provinsi, dan jika lolos lagi, akan ke tingkat nasional," jelasnya.
Seleksi dilakukan dalam beberapa tahap.
Yakni seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), seleksi kesehatan, parade, BPP (Bela Negara, PBB, dan lainnya), kesamaptaan fisik, dan penilaian kepribadian.
Terkait kuota tiap sekolah, Alex menyatakan bahwa pihaknya tidak membatasi jumlah peserta dari setiap sekolah.
"Sistemnya terbuka, semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Kami tidak bisa menetapkan kuota per sekolah, karena semua ditentukan berdasarkan hasil seleksi sistem, termasuk TWK yang soalnya langsung dari pusat," ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 200 peserta telah mendaftar dari berbagai wilayah di Kabupaten Manokwari, termasuk dari distrik Wapramasi.
Menurutnya sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak sementara ini adalah SMA YPK Imanuel Pasir Putih.
Alex berharap seluruh peserta dapat berkompetisi secara sehat dan profesional.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan BPMP Pusat agar dapat memberikan perhatian lebih kepada peserta dari kalangan Orang Asli Papua (OAP).
(*)