Samaun Dahlan Datangkan Investor Korea, Wujudkan Proyek Agroindustri 50.000 Hektare di Fakfak
Luas areal mencapai 50.000 hektare di Kabupaten Fakfak ini akan menjadi perkebunan jagung, tebu, dan kelapa sawit.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Samaun-Dahlan-dan-saat-bersama-investor-asal-Korea-Selatan.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mendatangkan investor asal Korea Selatan guna mewujudkan Proyek Agroindustri Fakfak seluas 50.000 hektare.
Luas areal mencapai 50.000 hektare di Kabupaten Fakfak ini akan menjadi perkebunan jagung, tebu, dan kelapa sawit.
Itu disampaikannya kepada TribunPapuaBarat.com melalui rilis pers yang diterima di Fakfak, Papua Barat, Selasa (20/5/2025).
"Kami telah melakukan pertemuan strategis di Distrik Bomberai. Agenda pertemuan mencakup pembahasan teknis terkait peta sebaran lahan, rencana zonasi budidaya, dan identifikasi titik-titik prioritas," kata Samaun Dahlan.
Bupati mengungkapkan itu semua dilakukan sebagai upaya pengembangan kawasan agroindustri.
Baca juga: Samaun Dahlan Siap Datangkan Investor China dan India ke Fakfak
"Proyek ini diproyeksikan menjadi embrio kawasan ekonomi baru berbasis pertanian terintegrasi di Tanah Papua," ujar Samaun Dahlan.
Proyek tersebut tak hanya berkontribusi terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan masyarakat Kabupaten Fakfak.
"Ini juga berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan regional dan mendukung pemerataan pembangunan ekonomi di wilayah Indonesia Timur," kata Samaun Dahlan.
Ia menyebut komoditas jagung, tebu dan sawit dipilih berdasarkan kajian awal terhadap kesesuaian agroklimat dan daya dukung lahan di wilayah Distrik Tomage dan sekitarnya.
Dalam kunjungan bersama investor Korea Selatan ke Distrik Bomberai, Samaun Dahlan didampingi Dandim 1803/Fakfak, Kolonel Inf Lukman Permana dan Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati,
Hadir pula Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Abu Talib Pauspaus, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Mohamad Sholeh.
| Kantor Pertanahan Fakfak Rapat Awal Penanganan Dua Sengketa Tanah |
|
|---|
| TFCCA Dorong Ekowisata Berkelanjutan di Teluk Nusalasi Fakfak Papua Barat |
|
|---|
| KP2KP Kabupaten Fakfak Dampingi ASN DLHP Laporkan SPT Tahunan |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Nurwidayati Samaun Dahlan Siap Turun dalam Konvoi Der Panzer Fakfak |
|
|---|