Selasa, 19 Mei 2026

Berita Teluk Bintuni

Agus Orocomna Minta Gubernur Papua Barat Perbaiki Jalan dan Jembatan di Moskona Barat

Ia juga mengingatkan bahwa kesenjangan sosial dapat menjadi pemicu konflik, baik antar warga maupun antara masyarakat dan pemerintah. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Agus Orocomna Minta Gubernur Papua Barat Perbaiki Jalan dan Jembatan di Moskona Barat
TribunPapuaBarat.com//Syahrul Refideso
Ketua Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otonomi Khusus (Otsus) Agus Orocomna 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Ketua Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otonomi Khusus (Otsus) Agus Orocomna mendesak Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan segera mengambil langkah konkret dalam menangani infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni.

"Hari ini, kondisi di Moskona Barat sudah berangsur-angsur membaik. Masyarakat sudah kembali beraktivitas dengan normal. Oleh karena itu, saya minta Bapak Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di sana, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan," kata Agus saat diwawancarai wartawan, Selasa (15/7/2025).

Agus menilai, pembangunan infrastruktur merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini terkesan terabaikan.

Baca juga: Maikel Igomu Reses di Moskona Timur, Masyarakat Sampaikan Enam Aspirasi

Baca juga: Eduard Orocoma Soroti Jalan dan Jembatan di Moskona Barat: Pemkab Kurang Perhatian

Ia juga mengingatkan bahwa kesenjangan sosial dapat menjadi pemicu konflik, baik antar warga maupun antara masyarakat dan pemerintah. 

Karena itu, perhatian yang adil dan merata dari pemerintah sangat dibutuhkan, terutama di wilayah-wilayah yang pernah memiliki status rawan.

"Wilayah yang pernah dikategorikan sebagai zona merah justru wajib mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Hal ini penting agar masyarakat merasa diakui dan tidak kembali pada aktivitas-aktivitas yang bertentangan dengan negara," ujarnya.

Agus berharap, pemerintah tidak hanya fokus pada wilayah-wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga menunjukkan kehadiran negara di daerah-daerah terpencil, seperti Moskona Barat, sebagai bagian dari komitmen membangun Tanah Papua secara utuh dan berkeadilan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved