Kemenag Papua Barat
Luksen Jems Mayor: Produk UMKM Harus Dilengkapi Sertifikasi Halal
"Produk kita harus dilengkapi dengan sertifikasi halal, agar dapat dijangkau oleh semua kalangan," kata Kakanwil Kemenag Papua Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Workshop-Ekonomi-Kreatif-Umat-Berdaya.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat, Luksen Jems Mayor, mendorong tiap UMKM memiliki label halal untuk produk makanan dan minuman.
Penyataan tersebut disampaikan saat dialog kerukunan intern umat beragama dan moderasi beragama yang bertema "Workshop Ekonomi Kreatif Umat Berdaya".
Kegiatan ini digelar oleh Bidang Urusan Agama Kristen Kemenag Papua Barat.
Menurut Luksen, label hal sangat penting agar produk dapat berkompetisi secara global.
"Produk kita harus dilengkapi dengan sertifikasi halal, agar dapat dijangkau oleh semua kalangan," kata Luksen Jems Mayor.
Ia menyebut ekonomi dalam jemaat juga sangat penting dan harus menjadi bagian yang bisa dilihat secara baik oleh tata gereja.
Baca juga: Kakanwil Kemenag Papua Barat: Madrasah Jadi Tempat yang Tepat untuk Kurikulum Cinta
"Kita harus betul-betul memastikan sumber daya yang disediakan oleh gereja untuk meningkatkan ekonomi jemaat, melalui UMKM atau ekonomi kreatif," katanya.
Menurutnya, ekonomi kreatif akan berkembang dengan baik jika pangsa pasar juga berjalan maksimal.
Tiap pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, ucapnya, harus memikirkan cara terbaik agar produk dapat dipasarkan.
"Contohnya kita memikirkan cara agar produk mama-mama Papua seperti keripik bisa ada di setiap kantor sebagai jamuan tamu," ujar Luksen Jems Mayor.
Ini sekaligus ajakan agar setiap instansi dan masyarakat mencintai produk lokal.
Baca juga: Kemenag Papua Barat Tinjau Ruang Kelas Baru di SMTKN Kaimana
Label halal, ucapnya, sebagai satu di antara bentuk "toleransi ekonomi".
"Toleransi antarumat beragama kita tidak ragukan lagi. Papua Barat sangat baik. Yang perlu kita perhatikan sekarang adalah toleransi dalam ekonomi," katanya.
Kakanwil Kemenag Papua Barat itu juga menyatakan rencana untuk menggelar pameran UMKM untuk memotivasi mama-mama Papua dan generasi muda asli Papua.
"Kita bisa menggelar pameran atau bazar UMKM di halaman Kanwil Kemenag Papua Barat di Arfai. Kita akan coba mengundang pimpinan daerah dan unsur forkopimda, termasuk stakeholder terkait," ucap Luksen Jems Mayor.
Melalui pameran itu, ia berharap UMKM-UMKM lokal di Papua Barat berkembang pesat dan berdampak besar bagi masyarakat.
| Aksi Damai Pemuda Suku Besar Arfak Desak Menag RI Definitifkan Barnabas Dowansiba |
|
|---|
| Sambut HAB ke-80, Kemenag Papua Barat Gelar Berbagai Lomba Selama 5 Hari |
|
|---|
| Kemenag Papua Barat Bakti Sosial dan Belanja Jualan Mama-mama Papua di Pasar Wosi |
|
|---|
| Kemenag Papua Barat Beri Bantuan ke Mahasiswa di 2 Asrama, Hasil Belanja ASN |
|
|---|
| Air Mata Warnai Acara Perpisahan Luksen Jems Mayor di Kemenag Papua Barat |
|
|---|